POJOKSATU.id - Ribuan umat Muslim memadati Kebun Raya Bogor untuk melaksanakan Salat Idulfitri 1447 Hijriah pada Sabtu pagi dalam suasana yang khidmat dan penuh ketenangan.

Ibadah yang digelar di area Reinwardt, dekat Ecodome, berlangsung sejak pukul 06.00 WIB dengan latar hamparan rumput hijau dan pepohonan rindang yang menciptakan suasana sejuk.

Kehadiran jamaah yang datang sejak pagi membuat kawasan tersebut dipenuhi warga dari berbagai wilayah yang ingin merayakan Idulfitri dengan nuansa berbeda.

Menariknya, Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Arif Satria, dipercaya menjadi khatib dalam pelaksanaan Salat Id tersebut.

Baca Juga: Wali Kota Bogor Apresiasi PLN Jaga Listrik Saat Idulfitri

Kehadirannya menjadi daya tarik tersendiri bagi jamaah, sekaligus menambah kekhusyukan dalam pelaksanaan ibadah di ruang terbuka tersebut.

Sementara itu, peran imam diemban oleh Ketua MUI Kota Bogor, KH TB Muhidin, yang memimpin jalannya salat dengan tertib dan lancar.

Perpaduan antara tokoh nasional dan ulama lokal tersebut memberikan warna tersendiri dalam pelaksanaan ibadah di tengah kawasan konservasi ini.

Di sisi lain, Wali Kota Bogor Dedie A Rachim juga terlihat hadir bersama jajaran pemerintah kota dan bergabung langsung dengan masyarakat.

Kehadiran pemerintah daerah menunjukkan dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan keagamaan yang melibatkan masyarakat luas di ruang publik.

Baca Juga: Redam Polemik Lapangan Merdeka, Wali Kota Sukabumi Hadiri Salat Id Muhammadiyah di UMMI

Ibadah di Tengah Alam Jadi Daya Tarik

Pelaksanaan Salat Id di Kebun Raya Bogor bukan kali pertama dilakukan dan telah menjadi tradisi yang dinantikan masyarakat setiap tahunnya.

Lingkungan yang bersih, asri, dan terbuka menjadikan lokasi ini pilihan favorit bagi warga yang ingin beribadah dengan suasana berbeda.

Namun demikian, pelaksanaan kegiatan tetap memperhatikan kenyamanan serta kelancaran ibadah bagi seluruh jamaah yang hadir.

Managing Director PT Mitra Natura Raya, Marga Anggrianto, menyebut kegiatan ini sebagai bagian dari pelayanan publik yang memiliki nilai sosial.

“Salat Id di Kebun Raya Bogor sudah menjadi tradisi dan kami ingin menghadirkan pengalaman ibadah yang nyaman di tengah alam,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk memperkuat fungsi sosial kawasan konservasi bagi masyarakat.

Baca Juga: Bupati Sukabumi Paparkan Capaian Pembangunan Daerah di Momen Idulfitri 1447 Hijriah

Selain sebagai tempat penelitian dan wisata, Kebun Raya Bogor juga diharapkan mampu menjadi ruang interaksi sosial yang positif.

Momen Lebaran Sekaligus Rekreasi Keluarga

Setelah pelaksanaan salat, suasana kawasan Kebun Raya Bogor berubah menjadi ruang silaturahmi bagi para jamaah yang hadir bersama keluarga.

Banyak warga memanfaatkan momen tersebut untuk saling bermaafan dan menghabiskan waktu bersama di area terbuka yang nyaman.

Menariknya, tidak sedikit keluarga yang sekaligus menjadikan momen ini sebagai kesempatan untuk berekreasi ringan setelah ibadah.

Baca Juga: Resep Bolu Ketan Hitam Kukus yang Lembut dan Praktis, Cocok Jadi Sajian Lebaran di Rumah

Anak-anak tampak bermain di area rumput, sementara orang tua menikmati suasana santai sambil berbincang bersama kerabat.

Kondisi ini menunjukkan bahwa Kebun Raya Bogor tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga ruang kebersamaan bagi masyarakat.

Dengan suasana yang kondusif, pelaksanaan Salat Id di lokasi ini berlangsung lancar tanpa kendala berarti.

Ke depan, kegiatan serupa diharapkan terus dapat digelar sebagai bagian dari tradisi yang memperkuat kebersamaan masyarakat.***