POJOKSATU.ID- Pemerintah Kota (PEMKOT) Bogor telah melakukan ujicoba angkot listrik sejak tanggal 4 April 2024. Ujicoba ini nantinya dilakukan selama 6 bulan mendatang dengan 5 unit angkot listrik.

Pada tahap ujicoba nanti, terdapat 30 titik pemberhentian angkot listrik yang tersebar dari Cindangiang - Suryakencana, dengan rincian 20 titik shelter yang sudah ada dan 10 rambu pemberhentian baru angkot listrik.

Tempat pemberhentian angkot listrik tersebut diantaranya: Halte Cindangiang, Terminal Baranangsiang, Bus Stop Pasar Bogor, Halte PDAM, Bus Stop Makam Pahlawan, Bus Stop Balaikota, Halte Kebun Raya dan tempat pemberhentian lainnya.

Baca Juga: Ribuan Orang Dari Berbagai Elemen Antarkan Pamradi Serahkan Formulir Pendaftaran Balonbup ke DPC PDIP Bandung Barat

Penumpang cukup membayar Rp. 5.000 menggunakan sistem pembayaran non tunai nantinya sudah dapat menikmati berkeliling Kota Bogor menggunakan angkot listrik. Angkot listrik ini dilengkapi dengan AC yang memberikan rasa nyaman dan CCTV yang memberikan rasa aman.

Menurut Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto menyebut, hadirnya angkot listrik di wilayahnya menjadi bagian dari reformasi transportasi.

Bima menyebut, ada tiga hal fenomenal yang melekat pada angkot konvensional yang masih ada saat ini, diantaranya: kebiasaan sopir angkot yang ngetem sembarang, angkot tua yang masih dibiarkan beroperasi dan menyebabkan polusi, serta penumpang tidak nyaman karena diteror pengamen yang lalu lalang.

Baca Juga: Oknum Kades di Karawang Potong Honor Aparat Desa

Dalam sambutannya saat kick off uji coba angkot listrik (4/4), Bima mengatakan bahwa hadirnya angkot listrik merupakan ikhtiar Pemkot Bogor untuk menghilangkan tiga hal fenomenal itu.

Ahmad Fanny Rofiuddarojaat, Awardee Project 100 Walikota Bogor, menyampaikan bahwa angkot listrik ialah masa depan transportasi Kota Bogor.

“Pengguna angkutan umum di Kota Bogor pasti tidak asing dengan angkot sebagai salah satu sarana utama transportasi. Namun, di tengah kenyamanan dan kepraktisan yang ditawarkan, sering kali kita dihadapkan pada masalah yang mengganggu, seperti angkot yang berhenti sembarangan atau kurangnya fasilitas yang membuat perjalanan terasa tidak nyaman” Ujar Ahmad Fanny Roffiudarojat.

“Namun, dengan kedatangan angkot listrik sebagai inovasi terbaru dalam transportasi kota, melengkapi biskita yang sebelumnya sudah ada, kita menghadapi suatu perubahan yang cukup signifikan. Selain memberikan solusi terhadap masalah emisi gas buang, angkot listrik juga membawa budaya baru tentang apa yang seharusnya kita harapkan dari angkot: kenyamanan” Sambung Ahmad Fanny Roffiudarojat.

Baca Juga: ALHAMDULILAH Pemutakhiran Data Non ASN Kemenag Diperpanjang, Tutorial Lengkap, Batas Akhir dan Solusi Gagal Registrasi

“Kita semua berharap bahwa kedatangan angkot listrik ini bukan hanya sebagai inovasi sementara, tetapi juga sebagai tonggak penting menuju transformasi positif dalam sistem transportasi kota setelah biskita. Kita berharap bahwa inisiatif ini akan mendorong peningkatan kualitas layanan transportasi publik secara keseluruhan, membawa Kota Bogor menuju masa depan yang lebih hijau, lebih nyaman, dan lebih berkelanjutan.” Lanjut Ahmad Fanny Rofiuddarojaat. ***