POJOKSATU.ID – Pemerintah Kabupaten Bogor mulai mematangkan rencana perluasan Car Free Day (CFD) ke seluruh kecamatan.

Langkah ini menjadi upaya untuk menghadirkan ruang publik yang aman, ramah keluarga, serta mampu menggerakkan ekonomi pelaku UMKM di tingkat wilayah.

Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menegaskan bahwa konsep CFD yang telah diterapkan di kawasan Tegar Beriman kini akan dijadikan model.

Baca Juga: Honorer Panik! PPPK Paruh Waktu Resmi Dihapus Imbas Dari Revisi UU ASN

Ia menilai pola pemisahan jalur olahraga, penataan ruang UMKM, hingga rekayasa lalu lintas dapat direplikasi di kecamatan lain secara bertahap.

“Kami ingin tiap kecamatan juga menyelenggarakan hari olahraga dan hari bebas kendaraan setiap Minggu pukul 06.00–09.00,” jelas Rudy di Cibinong, Minggu, 23 November 2025.

Baca Juga: Terbaru! Analisis Juknis Ungkap Prediksi Terkuat Pencairan TPG TW 4 ASN 2025

Untuk merealisasikan rencana ini, Pemkab Bogor akan segera mengirimkan surat ke seluruh camat agar mengajukan titik-titik yang dinilai potensial menjadi lokasi CFD.

Titik yang diusulkan akan menjadi bahan kajian teknis Dinas Perhubungan bersama Polres dan Polsek setempat.

Kajian tersebut mencakup rekayasa lalu lintas, potensi keramaian, keamanan jalur bagi pejalan kaki dan pelari, hingga ketersediaan akses darurat.

Baca Juga: Motif Penculikan Alvaro Diduga Sakit Hati Ayah Tiri Korban Alex Iskandar, Cemburu Buta Sama Ibunya

“Dishub bersama Polres dan Polsek akan melakukan kajian sehingga pelaksanaan CFD nantinya bisa aman dan sesuai kebutuhan masyarakat,” ujar Bupati Bogor.


Rudy menegaskan bahwa standar keamanan menjadi fokus utama pada perluasan CFD ini.

Ia mengingatkan agar seluruh kecamatan tetap menyediakan jalur darurat bagi ambulans dan tidak menutup seluruh ruas jalan tanpa opsi evakuasi.

“Kita minimalkan dampak negatif dari kegiatan positif yang kita jalankan,” tegasnya.

Selain menjadi ruang olahraga, CFD juga diproyeksikan sebagai sarana pemberdayaan pelaku UMKM.

Rudy mencontohkan penataan UMKM di area sekitar Lapangan Tegar Beriman yang terbukti menarik warga dan meningkatkan transaksi pedagang.

Baca Juga: TPG TW 4 Non-ASN Sudah Mengalir di Banyak Daerah! Cek Daftar Terbarunya!

Ia berharap pola ini dapat diterapkan di kecamatan lain, sehingga CFD bukan hanya menjadi ruang rekreasi, tetapi juga pendorong ekonomi lokal.

“Harapannya, masyarakat punya ruang berkumpul, berolahraga, dan UMKM juga mendapatkan momentum ekonomi,” ujarnya.

Program perluasan CFD ditargetkan mulai berjalan bertahap setelah seluruh kecamatan menyerahkan titik usulan dan proses kajian selesai dilakukan.***