POJOKSATU.ID – Di bawah kepemimpinan Bupati Bogor, Rudy Susmanto, Pemkab Bogor terus mempercepat pemerataan pembangunan infrastruktur di seluruh wilayah.
Tidak hanya berfokus pada Cibinong sebagai pusat pemerintahan, pembangunan kini menyasar kawasan Bogor Barat, Timur, Selatan, hingga Utara.
Upaya ini mendorong peningkatan konektivitas antarwilayah untuk memperlancar mobilitas masyarakat dan memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah.
Baca Juga: Bahaya Perekrutan Anak oleh Kelompok Teror, Ancaman Senyap yang Terus Mengintai Indonesia
Bupati Rudy menegaskan bahwa pembangunan harus berlangsung merata dan terintegrasi.
Salah satu program strategis yang tengah dipersiapkan adalah pembangunan Jalan Tawasul di wilayah selatan, yang direncanakan mulai dikerjakan pada 2026.
“Jalan Tawasul akan menjadi alternatif menuju Puncak, melengkapi jalur utama yang merupakan kewenangan pemerintah pusat,” ujar Rudy, Senin, 24 November 2025.
Baca Juga: Pengawasan Penyaluran LPG 3 Kg di Tangsel, Pertamina Regional JBB Pastikan Stok Aman Jelang Nataru
Pembangunan beberapa ruas jalan di Kabupaten Bogor dilakukan melalui skema kolaborasi antara Pemkab Bogor dan pelaku dunia usaha, khususnya di kawasan selatan.
Penataan awal akan dimulai di Ciawi Gadog dan Pasir Muncang, dengan dukungan aktif sektor swasta.
“Para pelaku usaha, terutama di bidang pariwisata, mendorong percepatan pembangunan ini. Ada yang menawarkan skema patungan tanpa APBD agar cepat,” jelasnya.
Baca Juga: Kasasi Ditolak MA, Mario Dandy Wajib Bayar Denda Rp 1 Miliar dalam Kasus Pencabulan
Ruas Pasir Muncang–Gadog–Rainbow Hills juga akan ditata.
Termasuk pelebaran akses dan perbaikan Jembatan Gadog yang akan terhubung langsung ke koridor Tawasul hingga Sentul, Megamendung, dan Cisarua.
Proyek ini diperkirakan bisa dimulai tahun depan karena tidak memerlukan pembebasan lahan.
Selain itu, Pemkab Bogor terus berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jabar terkait pembangunan Jalur Khusus Barang dan Tambang dari Cigudeg hingga Rumpin.
Pemprov Jabar juga dijadwalkan memulai pembangunan Jalur Puncak II pada 2026.
Baca Juga: Parkir Gacoan Bikin Kepala Pusing? Siap-Siap Sistem Baru Lebih Kejam dari Level 8!
“Ini contoh gotong royong pembangunan. Ketika kewenangan pusat disinergikan dengan provinsi, provinsi dengan Taman Nasional,” tegas Rudy.
Sementara itu, pembangunan Jalan Rancabungur dan Leuwiliang tetap menjadi prioritas Pemkab Bogor.
Saat ini proses pembebasan lahan, penetapan rasio jalan, dan komunikasi dengan pemilik lahan terus berjalan.
“Kami memastikan seluruh tahapan berjalan dengan baik dan diharapkan dapat rampung dalam beberapa tahun ke depan,” ujar Bupati Rudy.***

