POJOKSATU.id - 40 Pengurus Cabang Pemuda Persatuan Ummat Islam (PUI) se-Kabupaten Bogor resmi dilantik dilanjutkan training INTISAB pada 27-29 Juni 2025, di kawasan Cisarua, Puncak.
Kegiatan yang mengangkat tema besar "Membangun Kemandirian Menuju Kabupaten Bogor Istimewa" ini sekaligus menjadi gagasan besar yang hendak dijalankan secara nyata para kader muda PUI.
Dengan membentuk kepengurusan lengkap di seluruh 40 kecamatan, Pemuda PUI Kabupaten Bogor menunjukkan komitmen kuat untuk membumikan nilai-nilai Islam rahmatan lil alamin melalui program nyata di tengah masyarakat.
Pelantikan ini dihadiri langsung Ketua Umum Pengurus Pusat PUI, H. Raizal Arifin yang menyampaikan orasi kebangsaan dan keumatan di hadapan peserta.
Dalam pidatonya, Raizal menekankan pentingnya peran pemuda sebagai penghubung antara umat dan bangsa.
"Jangan pernah anggap kecil peran kalian. Dari gerakan kecil yang sungguh-sungguh, lahir perubahan besar," ucap dia.
"Kalian hari ini menjadi penentu masa depan Islam yang rahmatan lil alamin, dimulai dari kampung, dari desa, dari kecamatan," sambungnya.
Usai pelantikan dilanjutkan training INTISAB yang jadi awal pembentukan karakter, wawasan, dan kecakapan kader dalam menjalankan tugas dakwah dan pemberdayaan masyarakat.
"Kita tidak sedang mengisi kekosongan struktur. Kita sedang mengisi kekosongan harapan umat," ujar Ketua Umum Pengurus Daerah Pemuda PUI Kabupaten Bogor, Hardian Fajrul Falah, dalam keterangan kepada Pojoksatu.id.
Ia juga mengingatkan kepada setiap kader bukan hanya bicara dan tampil tapi siap bekerja dan hadir di tengah-tengah masyarakat.
"Kita buktikan bahwa pemuda Islam adalah aset paling berharga yang dimiliki bangsa ini," tegas dia.
Sekretaris Umum PD Pemuda PUI, Hendra menyebut INTISAB merupakan warisan PUI dalam membentuk pemuda yang beriman, berilmu, dan berperan.
"Pemuda kita harus kuat secara nilai, bukan hanya kuat berbicara. Maka dalam INTISAB ini, mereka belajar mengenal diri, mengenal sejarah gerakan, dan mengenal umat yang akan mereka layani," jelas dia.
Sementara Bendahara Umum PD Pemuda PUI, Dede Maulana Yusuf menambahkan, INTISAB bukanlah pelatihan biasa.
Lewat pelatihan ini, diharapkan lahir pemuda idealis tapi tetap membumi.
"Yang bisa bicara tentang konsep besar, tapi juga mampu menuntun anak-anak mengaji, menemani remaja masjid, dan membantu ibu-ibu majelis taklim. Di situ keberadaan Pemuda PUI akan terasa," kata Dede.
Usai serangkaian kegiatan tersebut, masing-masing pengurus cabang langsung menyusun rencana aksi jangka pendek dan relevan dengan kondisi wilayahnya.
Antara lain seperti binaan remaja masjid, pelatihan kemandirian santri, sekolah wirausaha pemuda, hingga edukasi kesehatan dan lingkungan berbasis masjid.
Sebagai penutup, Ketua Umum PD Pemuda PUI menyampaikan pernyataan tegas kepada seluruh pengurus.
"Mulai hari ini, tak boleh ada satu kecamatan pun yang kosong dari gerakan dakwah. Tak boleh ada satu pemuda pun yang merasa sendirian," seru dia.
"Kita telah terhubung dalam jaringan kaderisasi yang hidup. Mari kita jadikan Kabupaten Bogor sebagai contoh, bahwa perubahan bisa dimulai dari daerah, oleh pemuda yang percaya bahwa umat ini pantas bangkit," tandasnya.***
Agar lebih mudah mendapatkan konten Pojoksatu.id bisa unduh Apss:
Ikuti juga update artikel kami melalui Channel Whatsapp
Khusus informasi terkait dunia pendidikan, tunjangan dan seputar ASN klik Fanpage Facebook Edugov Pojoksatu.id

