POJOKSATU.ID - Kabupaten Bogor terus menegaskan komitmennya terhadap kelestarian lingkungan.
Program rehabilitasi vegetasi di Daerah Aliran Sungai (DAS) kritis juga mendukung pengembangan pariwisata berkelanjutan.
Bupati Bogor Rudy Susmanto memimpin penanaman 25 ribu pohon di kawasan Eiger Adventure Land, Sukagalih, Megamendung pada Jum’at, 21 November 2025.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat green tourism sekaligus mitigasi bencana.
Penanaman pohon serentak juga berlangsung di tujuh kecamatan lain.
Termasuk Cisarua, Ciawi, Babakan Madang, Sukaraja, Gunung Putri, dan Sukamakmur, serta di lahan kerja sama dengan PTPN seluas 37 hektare.
Baca Juga: Resmi Diterima Purbaya! Surat Menpan RB Bahas Kenaikan Gaji PNS 2026, Ini Penjelasannya
Pohon yang ditanam mulai dari pohon tegakan seperti beringin, trembesi, dan sukun.
Ditanam juga pohon buah seperti alpukat dan mangga, yang menambah nilai ekologis sekaligus manfaat ekonomi bagi masyarakat.
Bupati Rudy menekankan bahwa kegiatan ini bukan hanya simbolis, tetapi merupakan investasi jangka panjang.
“Penanaman pohon hari ini akan memberikan manfaat lingkungan, ekonomi, dan pariwisata untuk lima bahkan puluhan tahun mendatang,” ujarnya.
Selain meningkatkan daya tampung air dan memperkuat mitigasi bencana, rehabilitasi vegetasi juga dilakukan untuk menata kembali kawasan wisata Puncak.
Langkah ini bertujuan menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan kelestarian alam.
Pemerintah daerah bekerja sama denganKLHK untuk melakukan kajian, penertiban pelaku usaha, dan pengawasan kawasan.
Dengan kolaborasi antara pemerintah daerah, masyarakat, BUMN, BUMD, dan sektor swasta, Kabupaten Bogor menargetkan rehabilitasi vegetasi seluas 200 hektare.
Baca Juga: Hati-Hati! Muncul Penawaran Lolos CPNS 2026 Tanpa Tes, Ini 4 Ciri Penipuan yang Paling Umum
Penanaman pohon di Megamendung menjadi bukti nyata bahwa pembangunan berkelanjutan dan green tourism bisa berjalan beriringan di Puncak.
Sekaligus memperkuat ketahanan lingkungan menghadapi risiko bencana.***

