POJOKSATU.ID - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor tengah menyiapkan program kerja ke Jepang yang akan mulai berjalan pada 2026.

Program ini menjadi langkah nyata Bupati Bogor, Rudy Susmanto, dalam membuka peluang kerja luar negeri sekaligus meningkatkan kualitas SDM Kabupaten Bogor.

Pemkab Bogor sedang memfinalisasi program pelatihan bahasa Jepang terstruktur selama enam bulan sebagai jalur persiapan bagi pencari kerja yang ingin ke Jepang.

Baca Juga: Bukan Gaji! Ini Sistem Pembayaran Baru PPPK Paruh Waktu 2025 yang Bikin Honorer Syok

Pelatihan ini bukan sekadar kursus, melainkan jalur resmi yang terhubung langsung dengan penyalur tenaga kerja berizin.

Pada tahap awal, Pemkab Bogor menargetkan satu paket pelatihan berisi 20 peserta yang akan diberangkatkan pada tahun 2026.

Mereka akan masuk melalui skema magang tiga tahun sebagai pintu awal karier di Jepang.

Baca Juga: UMKM Sering Boncos di Awal? Ini Kesalahan Perhitungan Modal yang Harus Kamu Waspadai

Jika anggaran memungkinkan, jumlah peserta dapat diperluas menjadi dua paket atau 40 peserta.

Bidang penempatan difokuskan pada sektor housekeeping dan caregiver, dua sektor yang saat ini sangat dibutuhkan Jepang akibat tingginya jumlah lansia.

Pelatihan digelar di Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Bogor bekerja sama dengan LPK yang memiliki Standar Operasional dan job order resmi dari perusahaan Jepang.

Baca Juga: Begini Cara Daftar BPJS Ketenagakerjaan untuk Asisten Rumah Tangga! Mudah dan Bisa Lewat HP

Seleksinya berlangsung ketat untuk memastikan kandidat benar-benar siap bekerja di luar negeri.

Calon peserta akan melalui tes fisik, mental, kesehatan, hingga komitmen mengikuti pelatihan bahasa Jepang intensif selama enam bulan.

Untuk mendukung pemerataan kesempatan kerja, pelatihan akan ditanggung oleh Pemkab Bogor.

Sementara itu, perusahaan pemilik job order di Jepang akan memfasilitasi biaya keberangkatan peserta yang lolos.

Skema ini diharapkan meringankan calon pekerja dan memastikan hanya peserta yang memenuhi persyaratan kompetensi dan kedisiplinan yang diberangkatkan.

Baca Juga: Sudah Desil 3, Isi Formulir Berkali-kali, Tapi Tetap Tak Terdaftar Bansos, Ternyata Ini Biang Masalahnya!

Program kerja ke Jepang ini merupakan bagian dari komitmen Bupati Rudy Susmanto untuk membuka akses kerja seluas-luasnya.

bagi masyarakat Kabupaten Bogor dan meningkatkan daya saing SDM di tingkat global.

Bogor berharap gelombang pertama peserta dapat diberangkatkan tepat waktu dan menjadi contoh sukses bagi program serupa di tahun-tahun berikutnya.***