POJOKSATU.id - Bupati Bogor Rudy Susmanto mengadakan rapat bersama Forkopimda dan instansi daerah untuk mempercepat pelaksanaan Program Koperasi Desa Merah Putih di Enchanting Valley, Cisarua, pada Rabu, 5 November 2025.

Rapat ini membahas kesiapan pembentukan dan pengoperasian koperasi di seluruh desa dan kelurahan Kabupaten Bogor sebagai upaya memperkuat ekonomi masyarakat dari tingkat yang paling bawah.

Program Koperasi Desa Merah Putih atau KDMP merupakan strategi pemerintah daerah dalam meningkatkan akses usaha, distribusi produk lokal, serta mendorong kemandirian ekonomi warga desa.

Baca Juga: Dari Kolektor Mobil ke Korban Penjarahan, Sahroni Curhat Kolor Diambil, Publik Justru Tak Peduli!

Rudy Susmanto menyampaikan bahwa koperasi desa akan menjadi pusat kegiatan ekonomi berbasis komunitas agar warga memiliki wadah usaha yang jelas dan terstruktur.

Pemkab Bogor memastikan bahwa pembangunan fisik koperasi seperti kantor, gerai usaha, dan fasilitas pendukung dilakukan secara bertahap sesuai dengan kebutuhan setiap desa dan kelurahan.

Fasilitas ini akan menjadi pusat koordinasi produksi, distribusi, penyimpanan, dan pemasaran produk usaha mikro serta sektor ekonomi lokal lainnya.

Baca Juga: Jangan Cuma Nabung, Berikut 5 Tips Biar Kebiasaan Investasi Mulai Tumbuh

Rudy menegaskan bahwa pembentukan KDMP selaras dengan kebijakan pemerintah pusat terkait penguatan koperasi rakyat sebagai fondasi ekonomi nasional.

Ia juga menyampaikan bahwa pemerintah daerah wajib menjalankan kebijakan nasional dengan penuh komitmen demi keberlanjutan pembangunan ekonomi masyarakat.

“Kalau pemerintah pusat punya kebijakan, maka pemerintah daerah harus menjalankannya dengan sepenuh hati karena ini merupakan bentuk nyata kehidupan berbangsa,” ujar Rudy.

Baca Juga: Amarah Rakyat Meledak! Dari Demo ke Penjarahan Rumah, Sahroni Akhirnya Keok di DPR!

Rudy meminta seluruh kepala desa mempercepat proses pendirian dan pengoperasian koperasi agar manfaat ekonomi dapat dirasakan langsung oleh warga.

Setiap desa diminta menyusun rencana kerja usaha koperasi agar koperasi dapat berjalan produktif, bukan hanya menjadi struktur formal tanpa kegiatan nyata.

Pemkab Bogor juga menyiapkan pendampingan teknis melalui pelatihan manajemen, tata kelola koperasi, pencatatan keuangan, dan strategi pemasaran.

Pendampingan ini membantu pengurus koperasi memahami cara kerja usaha modern dan bisa mengelola uang serta alur kas dengan cara yang jujur dan terbuka.

Pemerintah daerah juga bekerja sama dengan lembaga pembiayaan setempat untuk memberikan kemudahan dalam mendapatkan modal bagi koperasi yang sudah berjalan.

Baca Juga: Ubah Suara Jadi Tulisan! Panduan Gratis Mengonversi Audio ke Teks dengan Mudah

Rudy menjelaskan bahwa koperasi desa berperan sebagai pusat untuk memperkuat rantai ekonomi sektor lokal seperti pertanian, peternakan, dagang kecil, dan usaha rumahan.

Koperasi akan membantu petani, pengusaha UKM, dan pedagang kecil mendapatkan akses pasar yang lebih luas melalui sistem yang terorganisir dan bersama-sama.

Program KDMP juga bertujuan meningkatkan jumlah pekerjaan dan pengembangan usaha yang berproduktif agar perekonomian lokal tumbuh secara terus-menerus.

Baca Juga: Untuk Para Kades 'Tong Hariwang' Kata Pj Sekda DBHP Akan Dibayar Tahun Ini

Pemkab Bogor memastikan ada pengawasan secara rutin agar setiap koperasi berjalan sesuai rencana dan memberikan dampak positif bagi meningkatkan pendapatan warga.

Rudy berharap kerja sama antara pemerintah daerah, desa, dan masyarakat dapat mempercepat pembentukan koperasi di seluruh wilayah Kabupaten Bogor.

Pemerintah daerah menilai koperasi desa akan menjadi alat penting untuk memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat menghadapi perubahan ekonomi global.

Baca Juga: Heboh di Medsos, Kemendikdasmen Tegaskan Peserta Live TikTok Saat Ujian TKA 2025 Bakal Disanksi

Program ini merupakan bagian dari target daerah dalam menciptakan desa yang mandiri secara ekonomi melalui penguatan institusi ekonomi rakyat.

Pemkab Bogor menegaskan bahwa pembentukan koperasi desa akan terus diawasi hingga semua desa memiliki koperasi yang aktif dan produktif.***