POJOKSATU.id - Pemerintah Kota Bogor melalui Dinas Kesehatan Kota Bogor resmi menyelesaikan pembangunan Gedung Negara Sederhana Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Public Safety Center (PSC) 119 “Gerakan Emergensi Terpadu (GESIT)” yang berlokasi di Jalan R.M. Tirto Adhi Soerjo No. 3, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor.
Pembangunan gedung ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kota Bogor dalam meningkatkan pelayanan kegawatdaruratan medis yang cepat, terpadu, dan responsif kepada masyarakat.
Public Safety Center 119 (PSC 119) sendiri merupakan sistem penanggulangan pasien gawat darurat terpadu yang memberikan akses cepat dan mudah terhadap layanan kegawatdaruratan medis, menyediakan pertolongan pertama di lokasi kejadian sebelum pasien dirujuk ke fasilitas kesehatan, serta siaga selama 24 jam dalam menangani berbagai kebutuhan darurat.
Pelayanan PSC 119 berpedoman pada prinsip “time is saving life” atau waktu menyelamatkan nyawa, dengan melibatkan peran aktif masyarakat, petugas medis, operator ambulans gawat darurat, dan sistem komunikasi terpadu dalam merespons setiap panggilan darurat.
Pemerintah Kota Bogor melalui Dinas Kesehatan telah membentuk PSC sejak tahun 2020 dan teregistrasi di Kementerian Kesehatan RI dengan nama PSC GESIT 119 Kota Bogor pada tanggal 20 Januari 2020.
Unit ini menjadi bagian dari Sub Kegiatan Sistem Penanggulangan Gawat Darurat Terpadu (SPGDT) di Bidang Pelayanan Kesehatan (Yankes) Dinas Kesehatan Kota Bogor.
Sebagai langkah peningkatan sarana dan prasarana, dilakukan pembangunan Gedung UPTD PSC GESIT 119 yang dimulai dengan kegiatan Peletakan Batu Pertama (Ground Breaking) oleh Wali Kota Bogor, Bapak Dedie A. Rachim, pada tanggal 15 April 2025, dan rampung pada 25 Oktober 2025.
Proyek pembangunan ini dibiayai melalui Dana Alokasi Umum (DAU) bidang kesehatan, dengan nilai kontrak sebesar Rp 6.640.019.562,85 (Enam Miliar Enam Ratus Empat Puluh Juta Sembilan Belas Ribu Lima Ratus Enam Puluh Dua Koma Delapan Lima Rupiah).
Bangunan UPTD PSC terdiri dari dua lantai dengan luas total sekitar 1.140 m², yang difungsikan sebagai pusat operasional layanan keselamatan terpadu. Rinciannya meliputi:
1. Lantai 1: Ruang Kepala UPTD, Kantor Kepala Tata Usaha, Ruang Persiapan Gawat Darurat, Basement Parkir Ambulans, Cafetaria dan Koperasi, Ruang Dekontaminasi, Gudang Logistik, Ruang Driver, Pantry, Ruang Laktasi, serta Toilet.
2. Lantai 2: Aula Pertemuan, Kamar Tidur Karyawan, Ruang Server, Ruang Operator dan Staf, Gudang Logistik, serta Toilet.
Adapun kegiatan UPTD PSC 119 GESIT Kota Bogor yang sudah dilaksanakan selama tahun 2024-2025 sebagai berikut :
1. Rujukan pasien Kebidanan dengan total 999 Kasus terdiri dari kasus neonatal sebanyak 368 kasus dan kasus Maternal sebanyak 631 kasus
2. Rujukan Pasien Umum sebanyak 3.033 Kasus
3. Pengantaran pasien paliatif sejumlah 98 kali pengantaran ke RS Tipe A di Jakarta sejak januari sd Desember 2025
4. Evakuasi pasien dengan Kategori Emergensi sebanyak 2.843 Kasus
5. Evakuasi pasein dengan Kategori Non Emergensi sebanyak 6.838 kasus
6. Layad Rawat sebanyak 480 kasus
7. Total kegiatan P3K sebanyak 208 Kegiatan, total keseluruhan Kegiatan P3K sebanyak 404 Hari Kegiatan, Total Tim yang turun 1.312 Tim, Total Personil Yang Turun P3K sebanyak 3.570 personil, Total Kegiatan Yang Melibatkan Lintas Sektor : 186 Kegiatan.
8. Workshop Bantuan Hidup Dasar Awam sebanyak sebanyak 35 OPD, Guru, Relawan dan Pengemudi Ambulans dengan total Peserta 120 Pesert 20 OPD dengan total peserta 550 Peserta.
9. Peningkatan Keterampilan Tenaga Kesehatan untuk dokter dan perawat di 25 Puskesmas dan 22 Rumah Sakit sebanyak 600 Peserta.
10. Peran serta pelayanan kesehatan saat kebencanaan di beberapa daerah yang terdampak bencana.
11. Pengobatan gratis Galuga sebanyak 72 kali dalam sebulan bertempat di 3 desa yaitu Desa cijujung, Desa Galuga dan Desa Cimanggis
Untuk tahun 2026, UPTD PSC 119 GESIT, akan menambahkan kegiatan berupa kunjungan ke SMP/SMA sederajat di Kota Bogor untuk melakukan sosialisasi dan pelatihan terkait Bantuan Hidup Dasar untuk Awam yang akan dilaksanakan setiap minggu.
Dengan beroperasinya Gedung UPTD PSC 119 GESIT ini, diharapkan pelayanan kegawatdaruratan di Kota Bogor dapat lebih cepat, tepat, dan terintegrasi, sehingga memberikan rasa aman dan perlindungan maksimal bagi masyarakat dalam situasi darurat kesehatan maupun bencana.
Bogor, 22 Desember 2025, Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor, dr. Sri Nowo Retno, M.A.R.S.***
