POJOKSATU.id - Nindi Putri Ma'ripa, seorang mahasiswi berusia 19 tahun yang belajar di Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Wijaya Husada Kota Bogor, tewas secara tragis di Apartemen Bogor Icon.

Pelaku pembunuhan adalah pacarnya, Devid Ai Lesmana, seorang tukang penggergajian kayu berusia 19 tahun. Nindi ditemukan tewas pada Senin, 11 Desember 2023.

Polisi mengungkap bahwa Devid telah merencanakan pembunuhan tersebut. Dia telah ditangkap dan dijerat dengan Pasal 340 KUHP, yang mengatur ancaman hukuman mati bagi pelaku pembunuhan berencana.

Ternyata, Nindi sebelumnya telah merasa takut dibunuh oleh Devid, seperti yang disampaikan oleh seorang teman kuliahnya kepada ayah Nindi.

Baca Juga: Saksi Bisu Kamar 603! Begini Kronologi Pembunuhan Nindi Putri di Hotel Icon Bogor

"Ada teman kuliahnya Nindi yang cerita ke bapaknya Nindi, bahwa Nindi cerita 'Saya mau ketemu sama si Devid itu tapi saya takut dibunuh'," kata Kepala Desa Pamijahan Abie Kusnadi, Selasa (12/12).

Abie Kusnadi, Kepala Desa Pamijahan, menyatakan bahwa Nindi pernah memberi tahu orangtuanya bahwa dia merasa takut dibunuh oleh Devid.

Abies pun mengakui bisa jadi itu berarti Nindi telah diancam oleh Devid. "Bisa jadi karena bahasannya sudah begitu," katanya.

Hal ini menciptakan dugaan bahwa Nindi telah diancam sebelumnya oleh Devid. Kematian Nindi terjadi di kamar 603 Apartemen Bogor Icon pada Jumat pagi, 8 Desember 2023, setelah Devid menyerangnya dengan pisau dapur.

"Sampai di lokasi dari si pelaku dan juga korban masuk di kamar 603. Kemudian, memesan kamar tersebut selama 2 jam. Kemudian di extend (memperpanjang) karena korban tidak mau juga pulang pengen menginapkan hingga esok harinya," ujar Teguh.

Baca Juga: Kronologi Lengkap Pembunuhan Mengerikan di Bogor, Kasus Ulan dan Alung

Dia bilang aksi Devid melakukan pembunuhan itu terjadi pada Jumat pagi 8 Desember 2023. Aksi sadis pelaku diduga usai korban mandi pukul 04.00 WIB.

Saat itu, korban tiba-tiba langsung ditusuk oleh pelaku Devid berulang kali dengan pisau dapur. Adapun pisau dapur itu diketahui sudah dipersiapkan dari rumah pelaku.

"Pisau tersebut ditusukan ke perut, ke dalam dada, leher, punggung sehingga korban meninggal dunia," tuturnya.

"Kemudian, dari tersangka berusaha menutupi keberadaan korban mengelap darahnya menyembunyikan jenazahnya di bawah dipan kasur tersebut," jelas Bismo.

Kematian tragis Nindi baru terungkap tiga hari kemudian, pada Senin, 11 Desember 2023, ketika petugas hotel mencium bau busuk dan menemukan jasadnya.

Baca Juga: 4 Jenasah Anak yang Dibunuh Ayah di Jagakarsa Dimakamkan di TPU Perigi Sawangan, Tragedi Pembunuhan Sempat Direkam

Pada awalnya, David berbohong kepada keluarga Nindi, mengklaim bahwa mereka telah berpisah pada Jumat.

Namun, investigasi polisi mengungkap bahwa Nindi dan Devid masih menjalin hubungan yang rumit, sejak kelas 3 SMA mereka.

Hubungan mereka dipenuhi dengan konflik, bahkan Nindi pernah ditampar oleh Devid.

Bismo Teguh Prakoso, Kapolresta Bogor Kota, menjelaskan bahwa Devid melakukan rencana pembunuhan terhadap Nindi.

Mereka bertemu pada Kamis malam, 7 Desember 2023, di sebuah kafe di Cibungbulang, Kabupaten Bogor, dan setelah itu, Devid mengajak Nindi untuk menginap di Apartemen Bogor Icon, tempat pembunuhan akhirnya terjadi pada Jumat pagi.***