POJOKSATU.ID – Pemkab Bogor kembali menorehkan prestasi nasional dengan meraih Innovative Government Award (IGA) 2025 sebagai Kabupaten Terinovatif.

Penghargaan diberikan oleh Kemendagri berkat keberhasilan Bogor menghadirkan tiga inovasi yang berdampak pada pelayanan publik dan pemberdayaan masyarakat.

Penghargaan tersebut diterima oleh Sekretaris daerah Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, mewakili Bupati Bogor.

Baca Juga: Lewat Program TAMASYA, Pertamina Regional JBB Dorong Orang Tua Aktif Dukung Tumbuh Kembang Anak

Acara penganugerahan digelar di Hotel Kempinski, Jakarta Pusat, pada Rabu, 10 Desember 2025.


Dua Inovasi Unggulan

Kabupaten Bogor dinilai unggul berkat inovasi yang dinilai efektif, berkelanjutan, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat, antara lain:

Baca Juga: Bergeser ke Tapanuli Tengah, Bantuan Tim Relawan Gerakan Anak Negeri Sudah Dinantikan Ratusan Pengungsi sejak Pagi


1. SiGarda Mas

SiGarda Mas adalah singkatan dari Strategi Optimalisasi Rujukan Gawat Darurat Berbasis Masyarakat.

Inovasi ini merupakan strategi percepatan layanan rujukan kegawatdaruratan yang berbasis masyarakat.

Baca Juga: TNI dan Warga Bangun Jembatan Gantung Besi Penghubung Karawang–Bogor

Sehingga penanganan kasus darurat dapat dilakukan lebih cepat, terkoordinasi, dan menjangkau wilayah terpencil.


2. Program Ngupahan 

Ngupahan adalah "Ngabagi, Ngubah, Ngurai Sampah Makanan”.

Sebuah inovasi pengelolaan sampah sekaligus pencegahan food waste melalui pemberdayaan masyarakat.

Program ini memadukan edukasi, pengumpulan sampah, redistribusi makanan layak konsumsi, dan pengolahan sampah organik menjadi produk bernilai guna.

Ajat mengungkapkan, Pemkab Bogor bukan sedang berlomba, tetapi berinovasi untuk pelayanan.

Ke depan, Pemkab Bogor akan memperkuat program temu inovator, bukan sebagai lomba, tetapi sebagai pemantauan inovasi yang berkelanjutan.

Baca Juga: Trauma Healing Gerakan Anak Negeri, Pohon Harapan untuk Anak-anak Penyintas Banjir Bandang Tapanuli Selatan

“Pemkab Bogor juga akan fokus menyiapkan local champion, yaitu inovator-inovator daerah yang akan diberi dukungan riset, produksi, hingga pemasaran," ungkap Ajat.

Dengan prestasi ini, Kabupaten Bogor kembali membuktikan posisinya sebagai daerah yang adaptif, kreatif, dan responsif dalam menghadirkan solusi untuk kebutuhan warganya.***