POJOKSATU - Merek dalam sebuah industri bisnis saat ini sangat diperlukan agar produk bisa dikenal masyarakat luas, salah satunya dengan melakukan branding melalui pembuatan label kemasan.

Untuk itu, mahasiswa KKN Tematik Fakultas Ilmu Sosial Ilmu Politik dan Ilmu Komputer (FISIPKOM) Universitas Djuanda (UNIDA) Bogor membantu re-branding Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

Re-branding produk UMKM itu dilakukan mahasiswa KKN-T Fisipkom Unida untuk pelaku usaha sudah beroperasi selama 16 tahun di Desa Cimande Kecamatan Caringin Kabupaten Bogor melalui program BRANI (re-Branding Inovasi) pada Senin (7/8/2023).

Baca Juga: Kisah Kusni Kasdut, Penjahat Legendaris yang Merampok Museum Nasional dan Monas

Di rumah produksi ini, pemilik usaha bernama Cacih menjual aneka makanan ringan seperti keripik singkong, keripik pisang, wajit hingga kue kembang goyang khas Cimande.

Penanggung Jawab Program Muhammad Badri menyampaikan bahwa program ini dirancang oleh kelompok KKN berdasarkan hasil observasi yang sebelumnya dilakukan di rumah produksi yang dimiliki oleh Cacih.

"Sebelumnya kami sudah melakukan observasi ke lapangan dan ditemukan UMKM yang sudah beroperasi selama 16 tahun," kata Badri.

Baca Juga: Link Live Streaming Persis vs Persib Selasa Malam 8 Agustus: Duel Seru Tim Papan Bawah

"Label kemasan yang sebelumnya itu berwarna hitam putih. Oleh karena itu kita buatkan lagi label yang lebih berwarna dan informatif agar lebih menarik.."

"Selain itu kami juga buatkan banner yang dipasang di depan rumah produksi sebagai media promosi dan informasi produk," ungkap Badri.

Ia berharap jika Brani ini dikemas dengan menarik dan lebih kekinian dapat membangun kembali identitas produk sehingga meningkatkan penjualan.

Baca Juga: Boyamin Saiman Sebut KPK Tak Punya Kemauan Menangkap Politisi PDIP Harun Masiku

"Semoga BRANI bisa bermanfaat dalam jangka waktu panjang agar produk UMKM lebih dikenal oleh masyarakat dan harapannya bisa turut meningkatkan penjualan," pungkasnya.

Sementara Cacih selaku pemilik usaha menyampaikan terima kasih dan senang karena produknya diformulasi ulang.

"Terima kasih untuk mahasiswa KKN Universitas Djuanda karena sudah membuatkan saya label dan banner yang menarik sehingga produk saya bisa dikenal," ucapnya.***