POJOKSATU.id, BOGOR – Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kota Bogor turun ke jalan menyuarakan penolakan terhadap kebijakan efisiensi anggaran pendidikan. Aksi unjuk rasa yang digelar di depan DPRD Kota Bogor pada Sabtu (1/3/2025) ini berlangsung di tengah guyuran hujan, namun semangat mahasiswa tetap menyala.

Anggota DPRD Kota Bogor, Karina Soerbakti, turun langsung menemui para mahasiswa. Didampingi oleh Edi Kholki Zaelani dan Eka Wardhana, Karina mendengarkan tuntutan mereka dengan penuh perhatian.

"Pendidikan adalah hak yang harus dijaga, bukan dikorbankan," tegas Karina di hadapan mahasiswa yang basah kuyup.

Para mahasiswa menekankan bahwa pendidikan adalah fondasi utama bagi masa depan bangsa. Salah satu orator aksi menegaskan bahwa mereka akan terus berjuang agar anggaran pendidikan tetap menjadi prioritas pemerintah.

Menanggapi aspirasi tersebut, Karina Soerbakti berjanji akan membawa suara mahasiswa ke tingkat yang lebih tinggi.

"Saya akan menyampaikan tuntutan ini ke DPR RI dan memastikan suara mahasiswa tidak diabaikan oleh pemerintah pusat," katanya.

Komitmen Karina dalam mengawal kebijakan pendidikan mendapat apresiasi dari mahasiswa yang hadir. Kehadirannya dalam aksi ini menjadi bukti bahwa perwakilan rakyat harus terlibat aktif dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat, khususnya dalam sektor pendidikan. ***