POJOKSATU.ID – Pemkab Bogor terus perkuat kolaborasi lintas wilayah dalam upaya mempercepat pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Hal itu ditegaskan dalam gelaran The 6th Borderline Economic Summit 2025 pada Rabu, 3 Desember 2025.

Sebuah forum strategis yang mempertemukan pemimpin daerah untuk memperkuat kerja sama pembangunan berkelanjutan.

Baca Juga: Bukan Hanya Hujan, Kerusakan Alam Diduga Perparah Banjir Bandang di Aceh–Sumatera, Begini Penjelasan Pakar UGM

Acara dihadiri Wamen Dalam Negeri RI, Bima Arya, yang memberi dukungan terhadap langkah-langkah strategis Kabupaten Bogor dalam percepatan pembangunan.

Bupati Bogor menegaskan bahwa percepatan pembangunan tidak dapat dilakukan secara parsial.

Sinergi dengan kabupaten/kota sekitar menjadi kunci agar kebijakan yang diputuskan selaras dan memberi dampak luas bagi masyarakat.

Baca Juga: Vokal Bicara tentang Bencana Banjir Sumatra hingga 'Diserang' Buzzer, Chiki Fawzi Heran Dicap Belum Move On sebagai Pendukung Anies

“Percepatan pertumbuhan ekonomi untuk mensejahterakan masyarakat harus dilakukan secara terintegrasi dan berkolaborasi dengan wilayah sekitar,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa percepatan pembangunan meliputi infrastruktur jalan, penguatan sumber daya manusia, serta sektor-sektor vital lainnya.

Pemkab Bogor menyambut baik langkah yang diambil DPMPTSP Kabupaten Bogor yang dinilai sebagai dorongan besar dalam perjalanan menuju “Bogor 2026”.

Baca Juga: Antisipasi Curah Hujan Tinggi di Jakarta, Gubernur DKI Bakal Lakukan Modifikasi Cuaca di Mingggu Kedua Bulan Desember-Januari

“Kami memiliki niat yang sama untuk mensejahterakan masyarakat di wilayah masing-masing. Yang terpenting adalah membangun bangsa dari wilayah kita,” tambahnya.

Borderline Economic Summit 2025 menjadi momentum penting untuk memperkuat kerja sama regional.

Memastikan pembangunan berjalan merata, inklusif, dan berkelanjutan.

Dengan sinergi wilayah, Kabupaten Bogor menegaskan komitmennya: Dari Bogor untuk Indonesia.***