POJOKSATU.id, Bogor – Institut Bisnis dan Informatika Kesatuan (IBI Kesatuan) Bogor resmi menjalin kerja sama internasional dengan Institute of Singapore Chartered Accountants (ISCA).

Kolaborasi ini ditandai dengan penandatanganan Commercial Agreement serta peluncuran ISCAccountify Learning Platform dan BPA Program.

Acara bertajuk Ceremonial Signing of the Commercial Agreement and Commencement of ISCAccountify Learning Platform and BPA Program ini digelar oleh Pusat Pengembangan Akuntansi IBI Kesatuan (Center for Accounting Development) di kampus IBI Kesatuan Bogor.

Momen ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat posisi IBI Kesatuan sebagai kampus bisnis dan akuntansi yang berorientasi global.

Hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan ISCA yakni Tan Wei Luo (Managing Director International Partnership and Growth), Ailyxandria Praditya (International Relation Officer), dan Metty Ayu Nursanty (ISCAccountify Leads).

Dari pihak IBI Kesatuan tampak hadir Wakil Rektor II Dr. Iswandi, Wakil Rektor I Dr. Ratih, Dekan Fakultas Bisnis Dr. Sutarti, serta Kaprodi S1 Akuntansi Sudradjat.

Selain civitas akademika IBI Kesatuan, acara juga dihadiri oleh kepala unit, staf, mahasiswa, serta guru dan siswa SMA/SMK dari Kota dan Kabupaten Bogor.

Antusiasme tinggi tampak dari para siswa yang tertarik mengenal lebih jauh peluang menjadi akuntan profesional bertaraf internasional.

Wakil Rektor II IBI Kesatuan, Dr. Iswandi, dalam sambutannya menegaskan bahwa kerja sama ini merupakan bagian dari strategi global kampus untuk memperkuat daya saing lulusan di dunia profesional.

“IBI Kesatuan berkomitmen memperluas jejaring internasional agar mahasiswa memiliki akses terhadap standar profesional dunia. Kolaborasi dengan ISCA memperkuat kesiapan lulusan Akuntansi IBIK untuk bersaing di pasar global,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Rektor I, Dr. Ratih, dalam keynote speech-nya menekankan pentingnya integrasi antara pembelajaran berbasis teknologi dan praktik profesional.

“Melalui platform ISCAccountify, mahasiswa mendapatkan pengalaman belajar modern yang menggabungkan teori, praktik profesional, dan teknologi digital. Ini bagian dari transformasi pembelajaran IBI Kesatuan menuju kampus berstandar internasional,” jelasnya.

Dekan Fakultas Bisnis IBI Kesatuan, Dr. Sutarti, menambahkan bahwa kerja sama ini tak hanya bermanfaat bagi mahasiswa aktif, tetapi juga menjadi peluang emas bagi lulusan SMA dan SMK yang bercita-cita menjadi akuntan profesional.

“ISCA menjadi jembatan bagi calon akuntan muda Indonesia untuk meraih sertifikat internasional secara bertahap. Kami mengajak para siswa SMA dan SMK untuk bergabung dengan IBI Kesatuan yaitu satu-satunya perguruan tinggi di Bogor dengan Prodi Akuntansi berperingkat Unggul yang secara resmi bekerja sama dengan ISCA,” tegasnya.

Dari pihak ISCA, Tan Wei Luo mengapresiasi komitmen IBI Kesatuan dalam memajukan pendidikan akuntansi di Indonesia.

“Kami melihat semangat luar biasa dari IBI Kesatuan dalam membangun generasi akuntan muda Indonesia. Kolaborasi ini adalah langkah nyata menuju pengakuan global bagi mahasiswa dan lulusan IBIK,” ujarnya.

Melalui kerja sama ini, IBI Kesatuan menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat pendidikan akuntansi berbasis kompetensi global, memperluas kesempatan magang dan sertifikasi internasional, serta membangun sinergi lintas jenjang pendidikan guna mencetak akuntan profesional yang unggul dan berdaya saing internasional.