POJOKSATU.id - Mental juara yang dimiliki oleh Arfa Faras Ayman Siswi asal Bogor sepertinya suda tertanam sejak kecil, pasalnya ditengah kondisi duka karena ditinggal sang ayah sebelum lomba.

Ia berhasil menyabet dua prestasi sekaligus, mulai dari tingkat Kota Bogor hingga Tingkat Provinsi.

Kabar duka soal kepergian ayahnya terjadi saat tiga hari sebelum Arfa mengikuti lomba di tingkat regional Bogor, namun kabar duka tersebut tidak menyurutkan mental juara siswi asal SDN Bangka 3 itu.

Ia justru berhasil keluar sebagai juara 1 dalam lomba Ngarang Carita Pondok tingkat Kota Bogor.

Baca Juga: Dosen, Alumni FH Unpak Bogor dan 100 Lebih Pengacara Bela Bintatar Sinaga, Dinilai Bentuk Kriminalisasi, Pengamat Hukum Bicara Begini

Semangat dan mental juara Arfa tak berhenti sampai disitu, masih dalam suasana duka, dia juga kembali menang juara 1 Ngarang Carita Pondok antar provinsi dalam Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) se-Jawa Barat dan Banten.

Meski memiliki mental Juara, Arfa dikenal sebagai sosok yang pendiem, bahkan kabaranya saat diberi tahu bahwa dirinya berhasil meraih juara ngarang carita pendek antar provinsi, dia hanya membalas dengan senyuman, tanpa respon lebih.

Padahal, guru, hingga ibunda Arfa sangat senang dan terharu mendengar Arfa juara.

Ibunya bahkan sempat menangis melihat anaknya yang sedang berduka tetap bisa membahagiakan orang tua dan sekolah.

Satu hal yang menarik dari Arfa dan menjadi bukti tambahan bahwa dirinya memiliki mental juara adalah, dia hanya melakukan persiapan selama dua hari sebelum perlombaan berlangsung.

Baca Juga: Pemkab Karawang Berikan Penghargaan Kadeudeuh kepada Kafilah Juara STQH XVII Jabar

Kabarnya usai kemenangan Arfa dalam lomba ngarang cerita pendek di tingkat provinsi Jawa Barat, dia akan diberangkatkan ke Jakarta untuk mengikuti pelatihan.

Sementara itu, Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor sendiri akan memberikan apresiasi kepada Arfa dan siswa lain yang juga juara.

Delegasi Kota Bogor di FTBI sendiri meraih tiga juara yaitu Juara 1 Ngarang Carita Pondok, Juara 3 tingkat SMP Nulis Maca Aksara Sunda Putra, dan Juara Harapan 2 Maca Sajak Putra SD.

Baca Juga: Daftar Juara Kumamoto Masters Japan 2023, Jorji dan Axelsen Bikin Tiongkok Gagal Sapu Bersih

Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor juga berharap para juara dapat terus mengasah kemampuannya. Jangan langsung berhenti saat sudah juara.

Sosok Arfa memberikan suatu pembelajaran bahwa, tidak ada yang bisa menghalangi sebuah pencapaian atau prestasi, meski itu kabar duka sekalipun.

Karena, yang terpenting tekad yang kuat dan kemauan yang tinggi.***