POJOKSATU.ID - Pemerintah Kabupaten Bogor terus berupaya menghadirkan solusi nyata bagi kebutuhan masyarakat.
Melalui dua inovasi unggulan, Ngupahan dan SiGardaMas, Pemkab Bogor membuktikan bahwa inovasi daerah bukan hanya soal teknologi, tapi kepedulian terhadap persoalan warga.
Kedua inovasi tersebut dipresentasikan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika.
Baca Juga: Pusat Bilang Dana KUR Masih Banyak, tapi Daerah Mengeluh Sudah Habis Ada Apa Sebenarnya?
Ajat yang mewakili Bupati Bogor dalam ajang Innovation Government Award (IGA) Tahun 2025 yang digelar secara daring, Rabu, 05 November 2025.
Program pertama, Aplikasi Ngupahan (Ngabagi, Ngubah, Ngurai Sampah Makanan), digagas oleh Dinas Ketahanan Pangan sebagai kepedulian terhadap isu food waste.
Melalui platform digital ini, masyarakat diajak untuk mengelola sisa makanan agar bisa dimanfaatkan kembali dan memperkuat ketahanan pangan rumah tangga.
Baca Juga: Dari Dapodik ke Puslapdik, Siapa Sebenarnya Penentu Nasib Cairnya TPG Guru?
Sementara itu, SiGardaMas (Strategi Optimalisasi Rujukan Gawat Darurat Berbasis Masyarakat), hasil inovasi RSUD Dr. K.H. Idham Chalid Ciawi.
SiGardaMas menjadi terobosan non-digital yang membantu masyarakat mendapatkan penanganan cepat dalam situasi gawat darurat kesehatan.
“Keduanya berangkat dari kebutuhan riil masyarakat. Ngupahan untuk masalah pangan, sedangkan SiGardaMas untuk perkuat sistem rujukan darurat di lapangan,” jelas Sekda.
Baca Juga: Harga BBM Non-Subsidi Naik Lagi, Pertamina Pastikan Kenaikan Bersifat Tertarget dan Rasional
Dalam presentasi tersebut, Sekda didampingi oleh Kepala Bappedalitbang, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, dan Plt. Direktur RSUD Dr. K.H. Idham Chalid Ciawi.
Kolaborasi lintas sektor ini menjadi kunci lahirnya inovasi yang bermanfaat langsung bagi warga.
Keikutsertaan Pemkab Bogor dalam IGA 2025 menjadi wujud komitmen menghadirkan pelayanan publik yang cepat, tanggap, dan berdampak bagi masyarakat.***

