POJOKSATU.ID – Bupati Bogor menekankan pentingnya kolaborasi antara pemda, ulama, dan masyarakat memakmurkan masjid sebagai pusat kegiatan keagamaan.

Menurut  Bupati Rudi, peran pemerintah tidak bisa berdiri sendiri.

Pemerintah hanya mampu membangun sarana fisik, sementara ruh dan kehidupan masjid justru dibangun oleh para kiai, ulama, santri, serta seluruh lapisan masyarakat.

Baca Juga: Bocoran Gaji PPPK 2026 Masih Pakai Aturan Lama, Lulusan SD hingga Sarjana Ini Rinciannya

“Pemerintah hanya bisa membangun badannya. Jiwanya dibangun oleh para kiai, ulama, santri, dan seluruh masyarakat di Kabupaten Bogor,” ujar Rudi, Jum’at, 27 Desember 2025.

Ia menyampaikan, masjid tidak hanya tempat ibadah, tapi ruang pembinaan umat, penguatan nilai keislaman, dan sarana mempererat ukhuwah di tengah masyarakat.

Ke depan, Masjid Raya Nurul Wathan direncanakan akan dihidupkan dengan berbagai kegiatan keagamaan secara berkelanjutan.

Baca Juga: Di California Amerika Serikat Juga Terjadi Banjir Bandang, Namun Minim Korban Jiwa

Sejumlah program telah disiapkan, mulai dari pengajian rutin hingga kajian bulanan yang melibatkan berbagai organisasi Islam di Kabupaten Bogor.

Melalui kolaborasi tersebut, Rudi berharap Masjid Raya Nurul Wathan dapat menjadi pusat syiar Islam, pendidikan keagamaan, dan perekat persatuan umat.

Sekaligus mencerminkan semangat kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat.***