POJOKSATU.id - Pemekaran Kabupaten Bogor Barat dan Kabupaten Bogor Timur makin dekat dan bukan sekedar wacana.
Pembentukan Kabupaten Bogor Barat dan Kabupaten Bogor Timur tersebut bahkan disebut sudah cukup mendesak.
Karena itu, rencana pemekaran Kabupaten Bogor harus dipercepat untuk mewujudkan kemandirian daerah.
Hal itu disampaikan Anggota DPD RI Aanya Rina Casmayanti, dalam kunjungan reses ke Gedung Tegar Beriman, Kabupaten Bogor, dikutip Rabu 13 Agustus 2025.
Legislator asal Jawa Barat itu menyatakan komitmennya untuk mengawal proses pemekaran kedua wilayah tersebut.
Baca Juga: Puan Maharani Sentil Fenomena Indonesia Gelap hingga Serakahnomics di Sidang Tahunan MPR
Pertemuan tersebut digunakan Aanya Rina untuk membawa aspirasi dan membawanya untuk direalisasikan di tingkat pusat.
Aanya Rina melihat potensi besar pemekaran untuk mempercepat pembangunan sekaligus meningkatkan kesejahteraan daerah.
"Saya sebagai Anggota DPD RI akan mengawal dan mendorong secara politik agar pembentukan Kabupaten Bogor Barat dan Timur bisa terealisasi," tegas Aanya.
Ia juga memastikan DPD RI akan menjadi corong aspirasi ini di Senayan dan memastikan semua syarat yang sudah terpenuhi tidak terhenti di tengah jalan.
Baca Juga: Diduga Cabuli Murid, Oknum Guru PPPK di Pangkalpinang Ditangkap Polisi
Tidak ketinggalan, Aanya Rina memastikan akan menyuarakan agar pemerintah pusat lebih bersinergi dengan pemerintah daerah sebelum mengambil kebijakan yang berdampak langsung pada ekonomi dan tata kelola daerah.
Aanya memastikan kunjungannya di Kabupaten Bogor ini bukan hanya sekadar seremonial, tetapi merupakan babak baru dalam perjuangan panjang pemekaran wilayah.
"Ini adalah sinyal bahwa kolaborasi antara daerah dan pusat menjadi kunci untuk mencapai pembangunan yang lebih merata dan kesejahteraan yang lebih baik bagi masyarakat," kata Aanya.
Sementara, Wakil Bupati Bogor, Ade Rohandi menyampaikan hal senada.
Ade Rohandi menyatakan, dengan luas wilayah 2,99 juta hektare dan penduduk 6,03 juta jiwa, Kabupaten Bogor menghadapi beban pelayanan publik yang sangat berat.
"Untuk mencapai kesejahteraan masyarakat dengan jumlah penduduk 6 juta, isu utamanya adalah harus melakukan pemekaran," ucap Ade Rohandi.
Perjuangan pemekaran Kabupaten Bogor Barat dan Kabupaten Bogor Timur telah dimulai sejak tahun 1990-an.
Baca Juga: Daftar Terbaru Pejabat dan Mantan Pejabat Mandailing Natal Dipanggil KPK, Ada Sudah 2 Kali Diperiksa
Pemerintah Kabupaten Bogor juga bahkan telah mempersiapkan anggaran untuk membuat blue print pemekaran tersebut pada tahun 2025.
Menurut Ade Rohandi, pemekaran ini juga sejalan dengan program nasional dan dapat berkontribusi pada pencapaian Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.
"Di dua wilayah ini, harga tanah masih murah, sehingga cocok untuk program 3 juta rumah subsidi," kata Ade Rohandi.
Dengan terbentuknya dua kabupaten baru, Ade Rohandi berharap infrastruktur keamanan dapat diperkuat.
Dengan demikian layanan keamanan untuk masyarakat pun juga bisa ditingkatkan.
Selain itu, pemekaran juga diharapkan dapat meningkatkan keamanan.
Sebab hingga saat ini, dari 40 kecamatan, masih banyak yang belum memiliki Koramil dan Polsek.***
Agar lebih mudah mendapatkan artikel Pojoksatu.id bisa unduh Apss:
Ikuti juga update artikel kami melalui Channel Whatsapp
Khusus informasi terkait dunia pendidikan, PPG, tunjangan dan seputar ASN, klik:
Channel Whatsapp khusus INFO PPG TUNJANGAN ASN dan PENDIDIKAN

