POJOKSATU.id - Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, meresmikan bangunan Sekolah Dasar Negeri (SDN) baru, yakni SDN Duta Pakuan.

Peresmian dilakukan melalui penandatanganan prasasti pada Kamis, 11 Desember 2025.

Kehadiran SDN Duta Pakuan menjadi wujud komitmen Pemerintah Kota Bogor dalam mewujudkan Bogor Beres Bogor Maju, khususnya pada Misi Bogor Cerdas.

Pembangunan sekolah ini ditujukan untuk memastikan ketersediaan fasilitas pendidikan serta perluasan akses yang merata, terjangkau, berkelanjutan, dan berkeadilan bagi seluruh lapisan masyarakat.

Baca Juga: Drama Loka Unesa, Proyek Kolaboratif Sastra Indonesia Wujudkan Pembelajaran Berbasis Proyek

Upaya Pemerataan Sarana Pendidikan

Dedie Rachim menyampaikan bahwa pembangunan sekolah tersebut melalui proses panjang selama 240 hari kerja.

Selama masa pembangunan, terdapat berbagai pengorbanan dari siswa, guru, dan kepala sekolah, serta kontribusi dari banyak pihak hingga akhirnya bangunan dapat diselesaikan.

“Ini merupakan ikhtiar Pemerintah Kota Bogor, terutama dalam meningkatkan mutu pendidikan di Kota Bogor, melalui pengadaan sarana dan prasarana pendidikan.

Jadi rasio jumlah dan sebaran sekolah diupayakan semaksimal mungkin agar lebih merata menjangkau masyarakat luas,” ucapnya.

Baca Juga: TERUNGKAP! Digitalisasi Bansos Bisa HEMAT TRILIUNAN Rupiah Setiap Tahun Ini Rinciannya!

Subsidi Pendidikan dan Beasiswa Terus Diperkuat

Selain pembangunan sekolah baru, Pemkot Bogor juga terus memberdayakan lembaga pendidikan nonformal.

Pemerintah menjalankan program prioritas berupa subsidi biaya pendidikan bagi siswa kurang mampu, memastikan setiap siswa memperoleh ijazah setelah lulus, serta menyediakan beasiswa bagi mahasiswa berprestasi.

“Ditambah lagi, tahun depan Insyaallah kita juga akan memberikan subsidi kepada anak-anak dari keluarga tidak mampu untuk bisa bersekolah, tidak harus di negeri, tapi juga bisa di swasta, nanti akan dibantu oleh APBD Kota Bogor,” ujarnya.

Langkah ini diharapkan dapat mendorong peningkatan rata-rata lama sekolah di Kota Bogor yang kini telah mencapai 12 tahun.

Baca Juga: Apa Itu BP BUMN? Ini Tugas dan Fungsi Pengganti Kementerian BUMN

Perhatian untuk Sekolah Negeri dan Swasta

Untuk menjaga keberlanjutan program pendidikan, Pemkot Bogor akan terus melakukan pemetaan rasio dan sebaran sekolah, sekaligus menyesuaikan dengan kebutuhan di tiap wilayah.

Perhatian juga diberikan kepada pengelola sekolah swasta agar ke depan tidak ada lagi pembedaan antara sekolah negeri dan swasta.

“Karena keberadaan sekolah ini merupakan bagian dari upaya untuk membangun bangsa yang lebih baik ke depan, dengan mempersiapkan generasi mendatang sebaik mungkin,” tutur Dedie Rachim.

Fasilitas Lengkap SDN Duta Pakuan

Kepala Dinas Pendidikan Kota Bogor, Herry Karnadi, menjelaskan bahwa pembangunan SDN Duta Pakuan merupakan bagian dari program strategis Kota Bogor.

Baca Juga: Dikira Jenazah Manusia, Bangkai Orangutan Ditemukan di Hilir Sungai Garoga, Diduga jadi Korban Banjir Bandang Tapanuli Selatan

Sekolah ini dibangun di atas lahan seluas 2.100 meter persegi dan dilengkapi berbagai fasilitas pendukung.

Fasilitas tersebut meliputi laboratorium, ruang serbaguna, ruang ekstrakurikuler, rooftop untuk sarana olahraga, ruang terbuka hijau, serta toilet terpisah bagi guru, siswa laki-laki, siswa perempuan, dan toilet khusus disabilitas.

Dari sisi keamanan, sekolah juga dilengkapi CCTV, alat pemadam api ringan, serta sistem audio pendukung.

“Dengan demikian, diharapkan mutu pendidikan di Kota Bogor semakin meningkat, karena kunci masa depan yang baik juga ditunjang oleh sarana dan prasarana yang memadai,” ujarnya.

Baca Juga: Pusat Kirim Uang Rp20 M Buat Provinsi Terdampak Bencana di Sumatera, Kabupaten Kota Terima Rp4 M

Peresmian SDN Duta Pakuan menjadi penanda bahwa pembangunan pendidikan tidak hanya soal gedung, tetapi tentang menghadirkan harapan baru bagi generasi muda agar tumbuh dan belajar dalam lingkungan yang layak, aman, dan setara. ***