POJOKSATU.ID – Di tengah gegap gempita ASN Award Tingkat Kabupaten Bogor Tahun 2025, satu kisah hadir lebih senyap namun membekas kuat.
Bukan tentang piala atau panggung megah, tapi tentang ketulusan seorang aparatur yang menjadikan keterbatasan sebagai kekuatan dalam melayani masyarakat.
Adalah M. Arif Budiman, Sekretaris Kelurahan Ciriung, Kecamatan Cibinong, yang dinobatkan sebagai ASN Terinspiratif Kabupaten Bogor 2025.
Baca Juga: 10 Rekomendasi Oleh-Oleh dan Kuliner Viral Semarang yang Wajib Diburu Saat Liburan Akhir Tahun
Biasa di sapa Pak Abu, ia menjadi simbol bahwa pengabdian sejati tidak diukur dari sempurnanya fisik, melainkan dari konsistensi, keikhlasan, dan komitmen melayani.
Dengan segala keterbatasan yang dimilikinya, ia tetap berdiri di garda terdepan pelayanan publik.
Ia tidak menjadikan kondisi sebagai alasan untuk mundur, justru menjadikannya pemicu untuk terus hadir dan bekerja bagi masyarakat.
Baca Juga: Mahal tapi Dicari, Menguliti Alasan Vespa Matic Bekas Tetap Kuat di Pasar
“Melayaninya bukan soal sempurna, tapi soal ketulusan,” prinsip itulah yang selama ini ia pegang dalam menjalankan tugas sehari-hari di kelurahan.
Penghargaan yang diterimanya dalam ajang ASN Award 2025 menjadi pengakuan atas kerja panjang yang mungkin tak selalu terlihat.
Dari 20 ASN terbaik, kisah M. Arif Budiman menjadi pengingat wajah birokrasi yang sesungguhnya hadir dari ruang pelayanan terdekat dengan masyarakat.
Baca Juga: TPG Belum Cair di 2025, Apakah Bisa Masuk Pembayaran 2026? Ini Penjelasan Aturan dan Prosedurnya
Ia mengaku tak pernah membayangkan akan menerima penghargaan tingkat kabupaten.
Namun baginya, penghargaan ini bukan garis akhir, melainkan penguat langkah untuk terus bekerja dengan dedikasi.
“Saya tidak menyangka. Ini menjadi penyemangat agar saya bisa terus memberi pelayanan terbaik,” ujarnya.
Pak Abu menyampaikan pesan penuh harapan kepada para ASN, khususnya rekan-rekan penyandang disabilitas, agar tidak kehilangan optimisme dalam pengabdian.
“Jangan pernah menyerah. Selama kita punya semangat dan keyakinan, insyaallah selalu ada jalan,” tuturnya.
Baca Juga: Bencana Alam Sumatera: Ketika Alam Bersuara, Kita Diuji Nurani
ASN Award 2025 yang digelar Pemerintah Kabupaten Bogor sejatinya bukan sekadar ajang apresiasi kinerja, tetapi ruang untuk menghadirkan role model pengabdian.
Kisah Pak Abu menjadi bukti nyata bahwa pelayanan publik yang berdampak lahir dari hati yang tulus dan komitmen yang tidak goyah oleh keadaan.
Di balik sorotan panggung, cerita seperti inilah yang memberi makna pada reformasi birokrasi.
Bahwa perubahan besar sering kali dimulai dari keteguhan satu orang yang memilih untuk tetap melayani.***

