POJOKSATU.ID – Penambahan ratusan titik penerangan jalan umum (PJU) di Jalan Raya Bomang tidak hanya meningkatkan aspek keselamatan.
Tetapi juga mulai mengubah pola aktivitas warga dan konektivitas antarwilayah di Kabupaten Bogor.
Di bawah pimpinan Bupati Rudy Susmanto, Dishub memasang 316 titik PJU di jalur strategis yang menghubungkan Kecamatan Kemang, Tajurhalang, dan Bojonggede.
Jalur ini selama ini dikenal sebagai akses vital bagi warga menuju pasar, stasiun, dan pusat kegiatan ekonomi.
Rudy menyebut penerangan jalan merupakan bagian penting dari pembangunan infrastruktur yang berdampak langsung pada mobilitas masyarakat di malam hari.
“Dengan penerangan baru, kami harap jalur Bomang lebih aman dan nyaman, bagi pengendara maupun pejalan kaki,” ujarnya, dilansir dari bogorkab.go.id, Jum’at, 19 Desember 2025.
Baca Juga: Kabar Terbaru Seleksi PPPK BGN 2025, Tak Ada Lagi Passing Grade, Peserta Wajib Kejar Peringkat Atas
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bogor, Bayu Ramawanto, menjelaskan bahwa pemasangan PJU dilakukan secara bertahap.
Dari total 316 titik, sebanyak 63 titik telah terpasang di ruas rel kereta Bojonggede hingga Jalan Raya Parung.
“Target kami adalah selesai memasang seluruh 316 titik agar penerangan jalan di jalur ini lebih optimal,” jelas Bayu.
Baca Juga: Kabar Gembira! Wali Kota Depok Serahkan SK ke 7.036 PPPK Paruh Waktu di Stadion Merpati
Warga merasakan langsung dampak positif dari penerangan tersebut.
Selain meningkatkan visibilitas pengendara, PJU juga memudahkan warga yang beraktivitas sejak dini hari maupun pada malam hari.
Rahmat, warga Bomang, mengaku jalur yang sebelumnya gelap kini jauh lebih nyaman dilalui.
“Lampu penerangan sangat membantu, dan saya berharap jalur lain yang belum ada penerangan juga segera dapat perhatian Bupati,” kata Rahmat.
Melalui penambahan PJU ini, Pemkab Bogor menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur tidak hanya berorientasi pada fisik.
Tapi juga pada peningkatan kualitas hidup masyarakat dan penguatan konektivitas wilayah.***

