Jalan Suryakencana Ditutup Pekan Depan

Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Bismo Teguh Prakoso.

POJOKSATU.id – Jalan Suryakencana, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor akan ditutup selama pagelaran Bogor Street Festival (BSF) Cap Go Meh (CGM) yang akan dilaksanakan pada tanggal 05 Februari 2023 mendatang.


Tak hanya jalan, gang-gang yang akan melintas ke Jalan Suryakencana sendiri akan ditutup untuk menghindari kendaraan yang lewat.

Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Bismo Teguh Prakoso mengatakan penutupan sendiri akan dilakukan sejak pukul 13.00 WIB.

Bogor Street Festival (BSF) Cap Go Meh sendiri dijadwalkan akan berlangsung dari mulai 15.00-00.00 WIB.


“Jadi untuk ruas lalu lintas kami akan melakukan rekayasa apabila dalam kota sudah terlalu padat, kami akan melakukan rekayasa di Interchange,” kata Bismo seusai menghadiri rapat koordinasi lintas sektoral pengamanan Bogor Street Festival (BSF) CGM 2023 di Mako Polresta Bogor Kota, Rabu (25/01/2023).

Seperti, lanjut Bismo, di Interchange Jogorawi, pihaknya akan melakukan pengalihan melalui pintu keluar bogor selatan atau sumarecon.

Sehingga tidak semua kendaraan yang akan masuk ke Kota Bogor itu melalui beranangsiang, tetapi itu sifatnya tentatif.

“Kita melihat situasional dan kepadatan arus lalu lintas yang ada di dalam kota khsusunya sepanjang jalan otista dan jalan pajajaran,” ucap Bismo.

Sebelumnya, Ketua BSF CGM 2023, Arifin Himawan menjelaskan berbagai persiapan sudah dilakukan, diantaranya adalah kurasi peserta yang akan tampil dalam kegiatan pesta rakyat BSF CGM 2023 bersama Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Bogor, konsep panggung, fasilitas tenaga kesehatan, petunjuk tempat beribadah untuk melaksanakan salat Ashar dan Maghrib serta rangkaian acara.

Dia menekankan, event yang sudah diadakan sejak tahun 2000 ini bukanlah kegiatan keagamaan, melainkan pesta rakyat kebersamaan dalam perbedaan.

Dalam kegiatan itu nanti juga nantinya akan diadakan doa bersama oleh para pemuka agama dari masing-masing agama.

“Kita bersama-sama gabung dari berbagai latar belakang, masyarakat dari berbagai elemen akan hadir, kemudian kita juga ada berbagai penampilan seni budaya tradisi, kolosal, komunitas budaya, pelaku UMKM,” katanya.

Berkaca dari tahun sebelumnya kata Ahim, keberadaan CGM juga meningkatkan tingkat kunjungan ke Kota Bogor dan tingkat okupansi hotel yang berada di Kota Bogor.

Tak hanya itu, menurutnya masyarakat pedagang kecil dan UMKM pun mengalami kenaikan omset penjualan.

(Adi Wirman)