Iwan Setiawan Akui Pemkab Bogor Terus Diawasi APH

Plt Bupati Bogor, Iwan Setiawan saat peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia di Sekretariat Daerah Kabupaten Bogor, Jumat (9/12).

POJOKSATU.id, Bogor – Plt Bupati Bogor, Iwan Setiawan mengakui bahwa Kabupaten Bogor, terus diawasi Aparat Penegak Hukum (APH) dalam mengambil setiap kebijakan, hingga penggunaan anggaran.


Iwan tidak memungkiri, dua Bupati Bogor yang telah dicocok Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor terus berada dalam pengawasan para APH.

Menurutnya, hal itu seharusnya menjadi modal bagi Pemkab Bogor untuk belajar agar tidak kembali tidak terjerat kasus serupa ke depannya.

Baca Juga : Pemkab Bogor Kesulitan Terapkan Teknologi Informasi di Sekolah Negeri


Iwan mengakui, tugasnya saat ini bersama jajaran Pemkab Bogor, cukup berat untuk mengembalikan kepercayaan publik.

“Saya juga terus ingatkan teman-teman ASN agar bekerja sesuai aturan perundang-undangan berlaku, termasuk para perangkat desa harus melakukan hal serupa. Jadi janga pernah berpikir kita tidak diawasi APH. Kita harus jadi lebih baik,” kata Iwan dalam peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia di Sekretariat Daerah Kabupaten Bogor, Jumat (9/12/2022).

Iwan menegaskan bahwa, salah satu upaya untuk mengembalikan kepercayaan publik kepada Pemkab Bogor adalah dengan meningkatkan skor Monitoring Center for Prevention (MCP) KPK.

MCP merupakan monitoring capaian kinerja program koordinasi dan supervisi pencegahan korupsi (korsupgah) yang dilaksanakan pemerintah daerah di seluruh Indonesia, dan meliputi delapan area intervensi.

Baca Juga : 2.000 Ton Sampah di Kabupaten Bogor Tidak Terangkut Setiap Hari

“Indek MCP kita di poin sekitar 81 persen. Kami targetkan masih ada waktu sampai Desember, dari delapan area anti korupsi harus diupayakan agar bisa di angka 90 persen. Jadi tahun depan jadi PR kita untuk perbaiakn prioritas pada report perbaikan tentang korupsi,” tegas Iwan. (Rishad Noviansyah/Pojoksatu)