Permintaan Pedagang Pasar Bogor Agar Relokasi Setelah Lebaran Ditepis Perumda PPJ, Begini Alasannya

Direktur Utama Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ) Kota Bogor, Muzakkir .

POJOKSATU.id, BOGOR – Direktur Utama Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ) Kota Bogor, Muzakkir angkat suara terkait permintaan pedagang Pasar Bogor yang meminta agar proses relokasi untuk revitalisasi dilakukan setelah lebaran 2023.


Menurut Muzakkir, permintaan pedagang Pasar Bogor tidak mungkin terealisasi karena pada lebaran nanti akan sepi.

Selain permintaan pedagang Pasar Bogor, ditambah nanti, akan penutupan jalan akibat pelebaran jembatan Otto Iskandardinata yang prosesnya sudah dilakukan Desember ini.

BACA JUGA : Bupati Indah Hadiri Rakornas Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah


“Mereka memang minta habis lebaran. Kita sudah jelaskan lebaran akan sepi karena jembatan ditutup terus akses di situ akan ribet,” kata Muzakkir kepada wartawan, Selasa (06/12/2022).

Menurut Muzakkir, pedagang di Plaza Bogor akan dipindahkan ke Pasar Kebun Kembang ke Blok F dan AB.

Setidaknya ada 320 pedagang Pasar Bogor, yang akan dipindahkan ke sana.

BACA JUGA : 2.000 Ton Sampah di Kabupaten Bogor Tidak Terangkut Setiap Hari

“Rencananya proses pengosongan itu paling telat di akhir Januari 2023,” ucap Muzakir.

Setelah itu proses selanjutnya, lanjut Muzakir, pembongkaran baru dibangun bagian depan. Setelah pemindahan Pasar Bogor pada Oktober selesai baru pembongkarannya.

“Selanjutnya pembangunan Pasar Bogor yang akan digabung dengan Plaza Bogor. Akan jadi gedung parkir, taman, pasar, pusat distrik lainnya,” ungkapnya.

BACA JUGA : Ade Puspitasari Sesalkan Sektor Pariwisata di Jawa Barat Masih Belum Didukung Infrastruktur yang Memadai

Plaza Bogor sendiri, lanjut Muzakir pengosongan di akhir bulan kemungkinan di Bulan Februari 2023 pembongkaran yang butuh waktu sebulan, kemungkinan pembangunan di Maret 2023.

“Tempat sudah kita siapkan pedagang Pasar Bogor bisa pindah dari Desember, akhir Desember, awal atau tengah Januari juga boleh. Kita sudah ajak mereka buat liat lokasi pemindahannya. Kita sudah mengirimkan edaran, sosialisasi ke kelompok pedagang sudah, tinggal kita keluarkan edaran yang lebih detail dan sosialiasi lebih masif,” tegas Muzakkir.

Secara informasi, masih kata Muzakir, mereka sudah paham dan tahu karena mulai akhir tahun akan ada rekayasa lalu lintas akibat pembangunan Jembatan Otista.

“Pasar itu kemungkinan awal tahun akan sepi karena aksesnya akan ditutup makanya kita percepat. Jangan sampai ditutup dulu baru pedagang Pasar Bogor pindah. Karena butuh pilih tempat dan renovasi,” tutup Muzakkir.

(Adi Wirman)