18 Desa di Bogor Masih Susah Sinyal

Ilustrasi. (Ist)

POJOKSATU.id, Bogor – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Bogor, mengklaim adanya penurunan area blank spot atau lemah jaringan telekomunikasi di Bumi Tegar Beriman.


Kepala Diskominfo Kabupaten Bogor, Bayu Rahmawanto mengungkapkan, dari 416 desa, masih terdapat 35 desa terindikasi masuk area blank spot. Namun, jumlah itu menurun dalam beberapa bulan terakhir.

“Terhitung Maret sampai April kemarin, ada 35 desa blank spot. Tapi setelah kami cek kembali hanya ada 18 desa yang benar-benar blank spot. Terutama di pedesaan yang berada di pegunungan,” kata Bayu, Senin (5/12/2022).

Baca Juga : Iwan Minta RSUD Cileungsi Melek Teknologi Kesehatan


Bayu menerangkan, untuk menghilangkan lokasi-lokasi blank spot, pihaknya terus berkoordinasi dengan Asosiasi Pengembang Infrastruktur Menara Telekomunikasi (Aspimtel) untuk memperluas jangkauan jaringan telekomunikasi.

“Di area yang lemah sinyal itu, tidak harus ada menara. Tapi hanya cukup digeser sekian derajat supaya pancaran sinyalnya dapat ditangkap. Itu pun sudah bisa menjadi solusi di area blank spot,” jelas Bayu.

Kata Bayu, pada 2023 Aspimtel memiliki kegiatan bersifat sosial. Dengan begitu, dia berharap Aspimtel dapat memfasilitasi Kabupaten Bogor agar tidak ada lagi desa-desa masuk kategori blank spot. (Rishad Noviansyah/Pojoksatu)