Terkait Protes Peserta Tak Lolos Seleksi Dewas Perumda Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor, Komisi II DPRD Sebut Proses Sesuai Prosedur

Sekretaris Komisi II DPRD Kabupaten Bogor, Lukmanudin Ar Rasyid. Foto/RIshad/Pojokbogor

POJOKSATU.id, BOGOR – Komisi II DPRD Kabupaten Bogor, telah memanggil tim seleksi Dewas Perumda Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor, untuk mengklarifikasi adanya dugaan maladministrasi dalam proses seleksi.


Sekretaris Komisi II DPRD Kabupaten Bogor, Lukmanudin Ar Rasyid mengungkapkan, setelah mendengar keterangan dari tim seleksi Dewas Perumda Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor.

Pihaknya menyimpulkan bahwa seluruh tahapan penerimaan seleksi Dewas Perumda Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor telah sesuai prosedur.

BACA JUGA : Tak Masuk Seleksi Dewas Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor, David Rizar Bakal Bawa-bawa PTUN


“Kemarin kita minta klarifikasi terkait aduan dari beberapa calon yang merasa tidak puas. Kita hadirkan tim seleksi. Apa yang disampaikan itu, mereka menyebutkan bahwa proses perekrutan ditempuh dengan baik menurut kami pun sesuai prosedur,” kata Lukman, Jumat (2/12).

Lata Lukman, berdasarkan keterangan tim seleksi, penyantuman visi misi untuk memajukan Perumda Tirta Kahuripan dalam makalah, merupakan syarat mutlak dalam proses seleksi.

Diketahui, dari lima calon seleksi Dewas Perumda Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor yang mendaftar dua di antaranya dinyatakan gugur dalam tahapan seleksi administrasi.

BACA JUGA : Tak Lolos Jadi Dewas Perumda Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor, David Rizar Nugroho Tuding Panitia Seleksi Lakukan Penjegalan

Satu calon gugur lantaran belum melegalisir ijazah dan satu lagi tidak mencantumkan visi misi dalam makalahnya.

“Ketika pansel sudah mensyaratkan dari awal, apalagi sudah dipublish di media massa sebagai prasyarat administrasi, maka menurut kami, sudah sesuai dengan mekanisme. Karena sudah dicantumkan di pengumuman dan disampaikan di 7 media massa selain di web-web milik pemda Kabupaten Bogor,” paparnya.

Meski begitu, terkait aduan yang disampaikan salah satu calon merupakan hal yang biasa dalam sebuah kompetisi. Pihaknya juga tidak melihat adanya keberpihakan pansel terhadap salah satu calon.

BACA JUGA : Tambah Dua Koridor Pemkot Kini Mulai Godok Tarif BisKita Bogor yang Baru

“Kita melihat seleksi Dewas Perumda Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor sudah melakukan sesuai prosuder, ini bukan persoalan si A dengan si B, kami melihat secara objektif,” katanya.

(Rishad Noviansyah/Pojokbogor)