Siap-siap Pemkot Bakal Konversi Angkot di Bogor yang Pakai BBM Diganti dengan Listrik

Angkot di Bogor bakal dikonversi dari BBM menjadi listrik. Ilustrasi/IST

POJOKSATU.id, BOGOR – Pemerintah Kota Bogor tengah pertimbangkan konversi angkot di Bogor yang berbahan bakar minyak (BBM) dengan daya listrik.


Konversi angkot di Bogor ini bertujuan agar ketergantungan energi fosil ke listrik berkurang sesuai visi pemerintah pusat.

Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim mengatakan, konversi angkot di Bogor yang menggunakan BBM ke listrik jadi salah satu pilihan mengingat masih banyak angkot yang beroperasi.

BACA JUGA : Gegara Ngantuk Lalu Menepi di Tol Jagorawi Sopir Truk Pengangkut Minyak Goreng Terkejut Barang Bawaannya Tiba-tiba Musnah


Di sisi lain, angkutan bus BisKita Trans Pakuan masih terbatas keberadaannya dan terus diupayakan jumlahnya guna melayani kebutuhan mobilisasi masyarakat Kota Bogor.

“Angkot BBM ke listrik bisa menjadi pilihan, tapi kita tetap butuh dukungan pemerintah pusat soal berapa jumlah angkot listrik yang dibutuhkan,” katanya melansir ANTARA.

Dedie menyampaikan pilihan konversi angkot BBM ke listrik sesuai program Pemkot Bogor untuk menata transportasi guna mengatasi kemactean.

BACA JUGA : Sah! APBD Kota Bekasi Rp5,93 Triliun

Adapun upaya konversi angkot di Bogor dalam mengurai kemacetan sudah dilakukan seperti pemberlakuan area sistem satu arah (SSA) di Tugu Kujang, Surya Kencana, Pasar Bogor, Istana Bogor, Lapangan sempur, hingga Kebun Raya Bogor.

Kenyataan yang dialami masyarakat Kota Bogor sampai saat ini adalah arus lalu lintas di sekiatar di Tugu Kujang-Pasar Bogor masih terlihat macet panjang.

Kondisi itu disebabkan oleh keberadaan angkot yang sering ngetem, penumpangnya kurang tertib, serta para pedagang kaki lima yang memenuhi badan jalan.

BACA JUGA : Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor Libatkan Kejati Jabar Kumpulkan Anak Buahnya di Bandung

Apalagi angkot yang beroperasi di Kota Bogor banyak yang sudah kurang layak jalan.

Maka dari itu, lanjut Dedie, konversi angkot di Bogor dari BBM ke listrik ini menjadi penting dan diharapkan dapat mendukung aktivitas masyarakat ke wilayah perbatasan. (Ipe)