Waspada, Jalan Penghubung Bogor dan Sukabumi Terancam Amblas

Kondisi jalan provinsi penghubung antara kabupaten Bogor dan kabupaten Sukabumi tepatnya di Kampung Ciderum RT 02 RW 06, Desa Ciderum Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor.

POJOKSATU.id, Bogor – Kondisi jalan provinsi penghubung antara kabupaten Bogor dan kabupaten Sukabumi tepatnya Kampung Ciderum RT 02 RW 06, Desa Ciderum, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, begitu sangat membahayakan. Hal itu disebabkan, karena TPT (Tembok Penahan Tanah) mulai terkikis.


Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor Aris Nurjatmiko mengatakan Hujan dengan intensitas tinggi dan struktur tanah yang labil serta bagian TPT (Tembok Penahan Tanah) yang amblas dan jebol disebabkan aliran kali cikareteg meluap sehingga tanah longsor dan jalan provinsi penghubung atara kabupaten Bogor dan kabupaten Sukabumi mengalami keretakan dan terancam amblas.

“Saat ini akses jalan provinsi penghubung antara kabupaten Bogor dan Kabupaten Sukabumi masih dilewati oleh warga serta sudah dipasang police line dan kayu untuk memblokade jalan yang terancam amblas,” ujar Aris, Sabtu (03/12/2022).

Baca Juga : Kakek 73 Tahun di Klapanunggal Bogor Cabuli Bocah 4 Tahun di Rumah Kosong


Aris melanjutkan, petugas juga telah memberikan edukasi dan imbauan kepada masyarakat terkait kejadian itu. Sebagian jalan provinsi tersebut juga diketahui telah retak.

“Jalan tersebut juga mengalami keretakan dan miring, sehingga terancam amblas,” paparnya.

Pada saat kejadian, diketahui hujan deras sedang melanda kawasan tersebut. Kondisi struktur tanah di lokasi kejadian juga labil dan tembok penahan tanah (TPT) sebagian ada yang amblas.

TPT jebol disebabkan oleh meluapnya air Kali Cikareteg. Akibatnya, tanah longsor menyebabkan keretakan dan jalan terancam amblas.

Baca Juga : Dalam Waktu Dua Minggu Ada 40 Pengedar Narkoba di Bogor yang Ditangkap Polisi

“Diperkirakan, analisis di lapangan, jalan tersebut terancam amblas dan terjadi longsoran pada bagian pinggir jalan dengan rincian panjang sekitar 60 meter dan tinggi sekitar 30 meter. Serta bagian jalan raya panjang sekitar 45 meter dan lebar 30 meter,” tandasnya. (Adi Wirman/pojoksatu)