Dubes Ukraina Datangi Pagentongan Bogor, Baru Disenyumin Santri Sudah Meleleh

Dubes Ukraina, He Vasyl Hamianin datangi Pagentongan Bogor, Kamis (24/11/2022).

POJOKSATU.id, BOGOR – Duta Besar atau Dubes Ukraina datangi Pagentongan Bogor, Kamis (24/11/2022). Anak buah Volodymyr Zelenskyy itu mengunjungi Pondok pesantren (Ponpes) Al-Falakiyah Pagentongan disambut oleh santri-santri di sana.


Dalam agenda Dubes Ukraina datangi Pagentongan Bogor, He Vasyl Hamianin mengaku terharu saat melihat para santri santriwati di Ponpes Al-Falakiyah Pagentongan dengan keceriaanya,

Suasana saat Dubes Ukraina datangi Pagentongan Bogor itu disebut He Vasyl Hamianin menandakan Indonesia dalam kondisi yang baik.

BACA JUGA : AS Tuduh Rusia Bertanggung Jawab Atas Ledakan Rudal ‘Nyasar’ Ukraina di Negara Polandia


Ada tiga hal yang menjadi catatanya saat mengunjungi Ponpes Al-Falakiyah Pagentongan, pertama senyuman, kedua kekompakan dan ketiga adalah tatapan mata yang ditunjukan santri/santriwati.

“Kalian menunjukan anak-anak yang selalu ingin belajar, dan ingin selalu maju. Dan saya yakin kalian begitu karena kalian didukung dan diajari oleh pembimbing dan guru-guru yang hebat di pesantren ini,” ucapnya.

Dalam kesempatan itu, He Vasyl Hamianin juga menceritakan pertemuanya dengan Imam Besar Masjid Istiqlal, KH. Nasaruddin Umar yang dilakukannya baru-baru ini.

BACA JUGA : 6 Bulan Perang, Ini Catatan Kerugian Rusia dan Ukraina

Menurutnya, ada banyak isu yang dibahas bukan hanya sekedar Islam Nusantara tetapi juga Islam di belahan dunia lainnya bagaimana membangun jembatan antara komunitas tersebut.

“Saya pahami di dalam Islam, nyawa setiap manusia sangat berharga, jadi tidak penting ada beberapa jumlah orang, setiap manusia berharga dan kita semua bersaudara. Apapun itu kita harus saling menghormati dan menyayangi,” terang He Vasyl Hamianin yang membuat suasana menjadi riuh tepuk tangan para santri dan santriwati Ponpes Al-Falakiyah Pagentongan.

Salah satu hal penting lainnya yang dibahas selama Dubes Ukraina datangi Pagentongan Bogor, menurutnya adalah berdiskusi tentang kemanusiaan. Bagaimana setiap manusia dapat saling menghargai dan bersyukur sekaligus memahami perdamaian yang sesungguhnya.

BACA JUGA : Tak Ada Negatif bagi Indonesia, Politisi Golkar Jelas-jelas Bela Jokowi Soal Pesan Presiden Ukraina ke Putin

“Orang-orang di Indonesia sangat beruntung karena hidup dalam situasi yang relatif damai, saya lahir 25 tahun setelah selesainya perang dunia ke dua, kakek saya, ayah saya dan juga banyak dari keluarga saya pernah mengalami perang dunia ke dua dan semuanya mengajarkan satu hal, tidak ada yang lebih buruk di dunia ini dari pada perang,” terangnya.

He Vasyl Hamianin menegaskan, peperangan tidak pernah membawa apapun yang baik, tetapi masyarakat hanya mengalami penderitaan, kesedihan dan juga kehilangan.

“Perang itu tidak kenal usia, tidak kenal agama, ras, suku siapapun yang ada dalam perang itu akan menderita. Dan kakek saya, nenek saya mengajarkan dalam hidup saya untuk melakukan apapun sebisa kamu untuk mencegah perang, jangan sampai perang,” tukasnya.

Sementara itu dzlam sambutannya Pimpinan Umum Ponpes Al Falakiyah Pagentongan KH Tubagus Asep Zulfiqar, menyinggung konflik dua negara antara Ukraina dan Rusia yang saat ini tengah berperang.

Oleh karenanya, sebagaimana amanat yang disampaikan Presiden Joko Widodo menghimbau kedua belah pihak agar menghentikan perang.

“Semoga kita diberikan petunjuk Allah SWT, memberikan jalan keluar sebagaimana imbauan pak Jokowi untuk memberhentikan perang ini segera diwujudkan oleh Allah SWT,” Tandas Pimpinan Umum Ponpes Al Falakiyah Pagentongan KH Tubagus Asep Zulfiqar dalam momen Dubes Ukraina datangi Pagentongan Bogor.

(Adi Wirman)