Wartawan Kompas TV Terpilih Sebagai Ketua IJTI Bogor Raya, siap-siap Berhadapan dengan Era Digital

Niko Zulfikar dari wartawan Kompas TV resmi menjadi Ketua IJTI Bogor Raya atau Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia, Rabu (23/11/2022). Foto/Adi/Pojokbogor

POJOKSATU.id, BOGOR – Niko Zulfikar dari wartawan Kompas TV resmi menjadi Ketua IJTI Bogor Raya atau Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia, Rabu (23/11/2022).


Niko terpilih secara aklamasi sebagai Ketua IJTI Bogor Raya dari sebelumnya diketuai Muhammad Juanda yakni jurnalis Trans7.

Dikukuhkan Ketua IJTI Pengda Jabar, Ikhwan Saba pelantikan Ketua IJTI Bogor Raya  dan kepengurusan periode 2022-2025 ini berlangsung di Hotel Bianco Bogor, Kota Bogor pada Rabu, 23 November 2022.

BACA JUGA : AMSI Bentuk Agency Iklan IDiA, Konten Sehat Bisnis Pun Sehat


Turut hadir Kabid Konvergensi IJTI Pusat, Endang Gunawan, Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, Ketua DPRD Kota Bogor, Atang Trisnanto, Wakapolresta Bogor Kota, AKBP Ferdy Irawan, Ketua PWI Kota Bogor, Arihta Utama Surbakti beserta jajaran dan para undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Kabid Konvergensi IJTI Pusat, Endang Gunawan menceritakan bagaimana perjuangan rekan-rekan jurnalis televisi pada masa 12 tahun lalu.

Endang berpesan, dengan kreatif teman-teman IJTI tentu informasi tidak akan tertinggal di era digital, serta diharapkan IJTI dapat terus besirnergi dengan pemerintah daerah.

BACA JUGA : Kades Ragemanunggal Lantik Ketua RW dan RT Terpilih

“Sinergi ini harus dilakukan sehingga apapun yang dilakukan IJTI harus mendapat dukungan dari pemerintah daerah, begitu sebaliknya IJTI juga memberikan berita yang positif dna sebagainya. Intruksi dari pusat yakni rekan-rekan IJTI Korda Bogor Raya harus mengedepankan independensi dan profesionalitas,” ungkapnya.

Senada, Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim mengucapkan selamat kepada pengurus IJTI terbaru, Dedie berharap IJTI Korda Bogor Raya dapat terus berkolaborasi dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor, mewartakan hal-hal baik, positif dan memberikan inspirasi bagi masyarakat untuk maju dan berkembang ditengah kesulitan yang sedang dihadapi.

“Semoga IJTI dapat terus mewarnai perkembangan kemajuan digitalisasi media yang sekarang sedang digencarkan pemerintah. Untuk itu, kepada pengurus yang baru dapat terus berinovasi, mencari celah-celah bagaimana Kota Bogor ini bis aterus dikenalkan kepada publik agar Kota Bogor bisa terus maju dan berkembang sesuai harapan masyarakat. Sejauh ini tanpa ada pemberitaan dari IJTI tidak mungkin Kota Bogor dapat dikenal begitu luas,” jelasnya.

BACA JUGA : Winky Wiryawan Meriahkan Event Good Times di Vertikal Sky Lounge The Alana Sentul

Sementara itu, Ketua IJTI Korda Bogor Raya, Niko Zulfikar mengaku dalam waktu dekat dirinya akan merumuskan berbagai program kedepan IJTI untuk melakukan sinergitas dengan pemerintah daerah dan semua stake holder sehingga bisa beriringan.

“Kedepan selain sinergitas, kita akan terus memperkuat keanggota untuk tetap kompak, solid, dan terjalin komunikasi yang baik, termasuk merekrut anggota-anggota baru,” singkatnya.

Terpisah, mantan Ketua IJTI Korda Bogor Raya periode 2019-2022, Muhammad Juanda menuturkan, salah satu fungsi muskorda ini untuk merealisasikan regenerasi pengurus dan membuat organisasi lebih baik sehingga nantinya menghasilkan anggota-anggota praktisi jurnalis di lapangan yang kompatible, lebih baik, sesuai kaidah jurnalistik dan yang paling penting keberadaan organisasi ini bisa membuat banyak manfaat untuk masyarakat.

Dari pengurus sebelumnya, lanjut Juanda, mungkin yang harus dilanjutkan kepengurusan yang baru yakni memperkuat fasilitas rekan-rekan dilapangan yang belum di dapat perusahaannya seperti perlindungan ketenaga kerjaan dan sebagainnya.

“Tentunya harus bisa membentengi rekan-rekan dari ancaman resiko dilapangan serta memberikan pendidikan ke para anggota agar lebih objektif dan bagaimana penanganan meda konflik yang beresiko,” ujarnya.

Mantan Ketua IJTI Bogor Raya , Juanda berharap IJTI bisa lebih berkembang dan yang paling penting bisa bermanfaat bagi masyarakat. “Terutama di jaman sekarang digital luar biasa, arus informasi sehingga fungsi rekan-rekan di organisasilah ikut meluruskan dan mengedukasi masyarakat supaya tidak terpengaruh arus informasi di media sosial,” tandasnya.

(Adi Wirman)