Cari Identitas dengan Bacok Orang Sambil Konvoi Motor di Bogor, Lima Remaja asal Ciseeng Diciduk Polisi

Pelaku konvoi di Bogor sambil bawa sajam ditangkap usai menyerang Gufron (17) pada 26 September 2022 sekitar pukul 21.00 WIB. Foto/Rishad/Pojokbogor

POJOKSATU.id, BOGOR – Lima remaja tanggung sok jago, ditangkap polisi usai konvoi motor di Bogor sambil membawa senjata tajam di kawasan Kecamatan Ciseeng, Kabupaten Bogor.


Wakapolres Bogor, Kompol Wisnu Utama Perdana mengungkapkan, lima remaja yang rata-rata berusia 18 tahun itu, ditangkap usai menyerang Gufron (17) pada 26 September 2022 sekitar pukul 21.00 WIB.

“Mereka melakukan pengeroyokan dengan cara menyerang menggunakan senjata tajam jenis celurit. Motivasi mereka konvoi motor di Bogor dan melakukan penyerangan untuk sekedar mencari identitas,” kata Wisnu, Rabu (5/10).

BACA JUGA : Remaja Konvoi Sambil Bawa Senjata Tajam di Ciseeng Akhirnya Diciduk Polisi, Satu Orang Jadi Korban


Para pelaku masing-masing berinisial F (18), A (18), RDA (18), FF (17) dan MF (18). Menurut Wisnu, kelompok remaja mengatasnamakan geng motor Tanjakan Crew Ciseeng itu, mencari korban secara acak yang ditemuinya di jalan, kemudian ditinggal pergi begitu saja.

Selain itu, aksi konvoi mereka juga mereka rekam dalam bentuk video, lalu disebarkan lewat media sosial. “Jadi memang motivasi mereka untuk menjadi tenar, tapi membahayakan orang lain,” kata Wisnu.

BACA JUGA : Konvoi Sambil Acungkan Senjata Tajam, Enam Pemuda Diciduk Polsek Bojonggede

Atas perbuatannya, para pelaku dijerat dengan Pasal 170 KUHP dan/atau Pasal 351 KUHP atas tindak pidana di muka umum bersama-sama melakukan kekerasan terhadap orang atau penganiayaan, dengan hukuman maksimal 7 tahun.

Sementara korban, saat ini masih dalam perawatan usai terkena sabetan celurit dari para pelaku konvoi motor di Bogor beraksi.

(Rishad Noviansyah/Pojokbogor)