Polresta Bogor dan Suporter Sepakbola Gelar Doa Bersama untuk Korban Tragedi Kanjuruhan Malang

Polresta Bogor Kota bersama beberapa perwakilan suporter sepakbola yang ada di Kota Bogor melaksanakan doa bersama untuk korban tragedi Kanjurahan, Senin (03/10/2022) siang. Foto/Adi/Pojokbogor

POJOKSATU.id, BOGOR – Polresta Bogor Kota bersama beberapa perwakilan suporter sepakbola yang ada di Kota Bogor melaksanakan doa bersama untuk korban tragedi Kanjurahan, Senin (03/10/2022) siang.


Pelaksanaandoa bersama untuk korban tragedi Kanjurahan itu berlangsung di Mesjid yang ada di Mako Polresta Bogor Kota, Jalan Kapten Muslihat, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor.

Sementara itu, Wakapolresta Bogor Kota AKBP Ferdy Irawan mengatakan doa bersama untuk korban tragedi Kanjurahan ini dilaksanakan, untuk mendoakan saudara-saudara yang menjadi korban atas tragedi berdarah di Stadion Kanjurahan, Kabupaten Malang.

BACA JUGA : Tragedi Kanjuruhan Dinilai Mirip Aksi 411,  PA 212 Soroti Anggaran Gas Air yang Capai Triliunan


“Hari ini kami berkumpul di sini kita mengadakan doa bersama dengan cara sholat gaib, kemudian dilakukan dengan dzikir yang mana tujuan dari pada kegiatan doa ini adalah ditunjukan kepada saudara-saudara kita yang kemarin mendapat musibah di stadion kanjuruhan kabupaten malang. Kita berdoa semoga dosa dosa saudara saudara kita diampuni dan diterima amal ibadah ya,” ujarnya kepada pojoksatu.id.

Menurut Ferdy doa bersama untuk korban tragedi Kanjurahan ini dilakukan secara spontan oleh Polresta Bogor Kota dibantu dengan DMI Kota Bogor dan didukung oleh para pencinta sepakbola yang ada di Kota Bogor.

Apapun perwakilan suporter sepakbola yakni Persib Bobotoh Kota Bogor, dari pendukung The Jakmania Persija Kakarta dan ada juga dari Persikabo Mania kemudian juga dari Aremania yang ada di Kota Bogor.

BACA JUGA : Usai Tragedi Berdarah, Pemain dan Pelatih Arema Bersimpuh di Stadion Kanjuruhan

“Kita semua berdoa dan berharap semoga kejadian ini kejadian yang terakhir di indonesia. Semoga kedepannya sepak bola indonesia akan tambah maju para suportenya tambah guyub, tambah kompak dan bersatu, kemajuan sepak bola di indonesia,” ucap Ferdy.

Sementara itu, koordinator Aremania Bogor okim mengharapkan agar para suporter lebih dewasa dan bisa menerima kekalahan lalu untuk polisi, tidak agresif dalam menangani suporter yang masuk lapangan dan lain sebagainya.

BACA JUGA : Tragedi Kanjuruhan Malang, Pegiat Media Sosial : Baru Selesai Kasus Ferdy Sambo, Integritas Kapolri Diuji Lagi

“Kita berbela sungkawa buat para korban para keluarga mudah mudahan khusnul khotimah dan yang pasti dimana pun pasti akan sedih juga dunia juga sudah tau soal ini,” tandas Okim usai gelar doa bersama untuk korban tragedi Kanjurahan.

(Adi Wirman)