Warga Bogor Tewas Gantung Diri, Diduga Depresi Sakit Ginjal tak Kunjung Sembuh

Seorang warga Bogor tewas gantung diri Bogor, jelasnya di Desa Bagoang, Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor, Jumat (30/9). Foto/RIshad/Pojokbogor

POJOKSATU.id, BOGOR – Seorang warga Bogor tewas gantung diri Bogor, jelasnya di Desa Bagoang, Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor, Jumat (30/9).


Warga Bogor tewas gantung diri Bogor tersebut adalah seorang perempuan berinisial SM (19).

Diduga SM depresi karena sakit ginjal yang dideritanya tak kunjung sembuh.

Kapolsek Jasinga, AKP Dedi Hermawan mengungkapkan, dari hasil olah TKP, SM ditemukan pertama kali oleh adiknya yang baru pulang sekolah. Ketika masuk ke rumah, dia melihat kakanya sudah meninggal dunia tergantung pada seutas tali.


BACA JUGA : Bukan Bunuh Diri, Ternyata Ini Penyebab Mahasiswa Bandung Tabrak Mobil

“Kami mendapat laporan dari keluarga, langsung datang ke lokasi untuk melakukan evakuasi. Tidak ada tanda-tanda bekas kekerasan pada tubuh korban,” kata AKP Dedi.

Kata Dedi, berdasarkan keterangan keluarga korban, SM menderita sakit ginjal sejak lama dan telah rutin melakukan pengobatan namun tak kunjung sembuh.

“Mungkin depresi karena sakit ginjal sudah lama tidak sembuh-sembuh, meski sudah rutin berobat,” kata Dedi.

BACA JUGA : Alasan Gak Mau Diputusin, Mahasiswi Unika Semarang Nekat Bunuh Diri dari Apartemen Lantai 9 Alton

Saat ini, jenazah warga Bogor tewas gantung diri Bogor telah diserahkan kepada keluarganya untuk langsung dimakamkan. “Karena atas permintaan keluarga menolak untuk dilakukan otopsi,” jelas Dedi.

(Rishad Noviansyah/Pojokbogor)