Putri Sulung Ade Yasin Pasang Foto Hitam di Instagram usai Sang Bunda Divonis 4 tahun Penjara

Lewat akun Instagsram @nadihasna, putri sulung Ade Yasin, Nadia Hasna Humaira mengunggah ebuah foto berwarna hitam,

POJOKSATU.id, BOGOR – Nadia Hasna Humaira, putri sulung Ade Yasin, Bupati Bogor nonaktif, merespon vonis 4 tahun penjara kepada sang bunda yang dijatuhkan Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Bandung, Jumat (23/9).


Lewat akun Instagsram @nadihasna, putri sulung Ade Yasin, Nadia mengunggah sebuah foto berwarna hitam, dengan keterangan foto bernada kecewa atas putusan hakim.

Berikut ungkapan kekecewaan putri sulung Ade Yasin, Nadia Hasna :


Hakim langsung kabur padahal pengadilan belum selesai, vonis lebih besar dari tuntutan JPU, fakta persidangan diabaikan, pledoi (pembelaan) tidak di gubris, GAK DIKASIH KESEMPATAN UNTUK BANDING??

BACA JUGA : Ade Yasin Divonis Empat Tahun Penjara, Ini Perjalanan Kasusnya

Kalau hukum saja dianggap permainan politik, penegak hukum menjadi ‘pembunuh bayaran’ (mematikan yang dipesan saja), ‘koruptor’ hanya sebagai cap untuk pejabat yang ‘tidak menyenangkan’ . Kami sebagai manusia menuntut hak kesetaraan di depan hukum harus kemana/kesiapa ya? Bagaimana kita tau yang buruk dan baik? Politik memang abu-abu. TAPI HUKUM HARUS HITAM PUTIH

Kami sudah koorperatif mengikuti segala persidangan yang ada, menyerahkan segala bukti-bukti yang diperlukan, tetap saja seakan akan jawaban sudah tertulis sebelum pemeriksaan saksi.

Kalau begini, jd pejabat publik gak perlu repot-repot bekerja siang malam, hanya bekerja untuk penguasa saja bisa senang-senang hidup aman.

BACA JUGA : Hakim Vonis Ade Yasin Lebih Berat dari Tuntutan, Harus Menjalani Hukuman 4 Tahun Penjara

Diketahui, Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Bandung menjatuhkan vonis 4 tahun penjara dan denda Rp100 juta subsider 6 bulan penjara. Vonis yang diberikan lebih berat dari tuntutan Jaksa KPK, yakni 3 tahun penjara.

“Mengadili, menyatakan terdakwa Ade Yasin telah terbukti secara sah dan meyakinkan tindak korupsi,” kata kata Ketua Majelis Hakim, Hera Kartiningsih di Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri (PN) Bandung dalam sidang yang digelar secara daring pada Jumat (23/9), diruang sidang I.

Hakim lalu memutuskan, menjatuhkan pidana dengan pidana penjara selama 4 tahun dan denda Rp 100 juta subsider 6 bulan penjara.

BACA JUGA : Detik-detik Sidang Vonis Tangis Bupati Bogor Nonaktif Ade Yasin Pecah

Ade Yasin dikenakan Pasal 5 ayat 1 huruf a UU Tipikor juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP juncto Pasal 64 ayat 1 KUHP. Terdapat hal yang dinilai memberatkan putusan.

Hal yang dinilai memberatkan yakni Ade Yasin dinilai tak mendukung program pemerintah dalam memberantas tindak pidana korupsi dan tidak mengakui perbuatannya. Sementara itu, hal yang dinilai meringankan terdakwa belum pernah dihukum dan dinilai bersikap sopan.

“Terdakwa tidak mendukung program pemerintah dalam memberantas korupsi,” ucap Hera.

Putri sulung Ade Yasin, Nadia Hasna Humaira, anak sulung Bupati Ade Yasin, sempat membagikan rekaman percakapan saat sang mama terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rabu (27/4).

Rekaman tersebut, diunggah oleh akun Instagram (IG) @nadihasna sekitar pukul 15.00 WIB. Dalam rekaman tersebut, terdengar percakapan antara Nadia dan beberapa orang yang diduga dari KPK.

Nadia lalu menanyakan yang terjadi pada orang tersebut. “Gimana prosesnya tadi?,” tanya Nadia.

Setelah itu, terdengar suara dua pria yang saling menjelaskan.

Keduanya menyebut pihaknya punya waktu 1×24 jam untuk membuktikan OTT tersebut.

“Kalau operasi tangkap tangan atau OTT, kami punya waktu 1×24 jam, terkait yang sono, untuk membuktikan yang sudah ditangkap tadi. Karena ini ibu selaku pemegang keuangan daerah, penanggung jawab tertinggi, kami ingin mengetahui proses terkait yang ada di sini,” kata pria dalam rekaman tersebut.

Nadia menegaskan kembali kepada pria tersebut soal apa yang terjadi.

“Jadi minta keterangan aja ya?,” tanya Nadia.

“Iya, minta keterangan,” sambung pria yang tadi.

Di akhir story IG-nya, Nadia menuliskan bahwa rekaman tersebut merupakan rekaman tadi malam di mana OTT berlangsung.

“Rekaman tadi malam,” tulisnya di akhir story Putri sulung Ade Yasin itu.

(Rishad Noviansyah/Pojokbogor)