Hakim Vonis Ade Yasin Lebih Berat dari Tuntutan, Harus Menjalani Hukuman 4 Tahun Penjara

Majelis hakim Pengadilan Tipikor Bandung dalam sidang vonis Ade Yasin, Jumat (23/9/2022) Foto/Arif/Pojokjabar.

POJOKASATU.id, BOGOR – Majelis hakim Pengadilan Tipikor Bandung memutuskan vonis Ade Yasin, Bupati Bogor nonaktif, pidana kurungan selama 4 tahun penjara.


Dalam vonis Ade Yasin tersebut, Hakim memutuskan lebih berat dibanding dengan jaksa yang menuntut pidana kurungan selama 3 tahun.

Vonis Ade Yasin diputuskan, setelah dinilai terbukti melakukan tindak pidana korupsi.


“Mengadili, menyatakan terdakwa Ade Yasin telah terbukti secara sah dan meyakinkan tindak korupsi,” kata kata Ketua Majelis Hakim, Hera Kartiningsih di Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri (PN) Bandung dalam sidang yang digelar secara daring pada Jumat (23/9), diruang sidang I.

BACA JUGA : Detik-detik Sidang Vonis Tangis Bupati Bogor Nonaktif Ade Yasin Pecah

Hakim lalu memutuskan, menjatuhkan pidana dengan pidana penjara selama 4 tahun dan denda Rp 100 juta subsider 6 bulan penjara.

Ade Yasin dikenakan Pasal 5 ayat 1 huruf a UU Tipikor juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP juncto Pasal 64 ayat 1 KUHP. Terdapat hal yang dinilai memberatkan putusan.

Hal yang dinilai memberatkan yakni Ade Yasin dinilai tak mendukung program pemerintah dalam memberantas tindak pidana korupsi dan tidak mengakui perbuatannya. Sementara itu, hal yang dinilai meringankan terdakwa belum pernah dihukum dan dinilai bersikap sopan.

BACA JUGA : Sidang Vonis Ade Yasin Dipadati Sejumlah Pendukung, Hak Politiknya Terancam Dicabut

“Terdakwa tidak mendukung program pemerintah dalam memberantas korupsi,” ucap Hera.

Sebelumnya diberitakan, Ade Yasin didakwa melakukan suap kepada pegawai Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Kanwil Jabar kaitan laporan keuangan. Uang yang diberikan Ade Yasin mencapai Rp 1,9 miliar.

Uang itu diberikan Ade Yasin terkait laporan keuangan pemerintah daerah (LKPD) Pemerintah Kabupaten Bogor tahun anggaran 2021.

BACA JUGA : Jelang Sidang Vonis Ade Yasin Bebas, Kepala Desa Ramai-ramai Berikan Testimoni, Singgung Soal Honor RT dan RW

Pemberian uang yang totalnya senilai Rp 1.935.000.000 itu diberikan dalam kurun waktu Oktober 2021 hingga April 2022.

Sebelum putusan vonis Ade Yasin karena dugaan suap terhadap pegawai BPK RI Perwakilan Jabar di Pengadilan Negeri Tipikor Bandung, Jawa Barat, Jumat (23/9/2022).

Bupati Bogor nonaktif Ade Yasin menangis dalam sidang itu.

Bupati Bogor nonaktif Ade Yasin hadir secara daring, Jumat (23/9/2022).

Dilihat di layar monitor, Ade yasin, yang mengenakan pakaian batik dan jilbab berwarna kuning, didampingi dua orang anggota tim pengacara.

Sebelum membacakan putusan, ketua majelis hakim Herakartiningsih menanyakan kabar dan kesehatan Ade Yasin. “Sehat, Bu,” tanya Herakartiningsih.

“Alhamdulillah sehat, Yang Mulia,” jawab Ade Yasin.

Saat mendengarkan putusannya, di layar monitor Ade tampak menangis dan menghapus air mata yang keluar dari matanya. Sesekali, dua orang pengacara yang mendampingi menenangkan Ade Yasin.

Pembacaan putusan dimulai sekitar pukul 10.00 WIB dan hingga pukul 11.40 WIB pembacaan putusan belum selesai. Pembacaan putusan diskors sementara dan dilanjutkan kembali sekitar pukul 13.00 WIB.

(Arief / pojoksatu)