Warga Cilendek Barat Pasang Spanduk Tolak Pembukaan Akses Masuk ke Perumahan Cluster Perumahan

Spanduk penolakan warga 06, Kelurahan Cilendek Barat, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, penolakan akses masuk perumahan Cluster Cilendek, Kamis (22/9/2022). Foto/Adi/Pojokbogor

POJOKSATU.id, BOGOR – Warga RW 06, Kelurahan Cilendek Barat, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, memasang spanduk penolakan jalan masuk untuk perumahan Cluster Cilendek, Kamis (22/9/2022).


Warga mengaku sampai kapan pun tidak akan memberikan akses jalan kepada pihak perumahan Cluster Cilendek, karena akan menggangu keamanan dan kenyamanan warga.

Sebagai bentuk penolakan, warga memasang spanduk yang bertuliskan “Menolak pembukaan akses jalan ke perumahan Cluster Cilendek”.


“Kami tetap menolak akses jalan untuk Cluster Cilendek, baik dari gang 1 ataupun gang 2,” ujar perwakilan warga, Oscar Iskandar ketika ditemui wartawan.

BACA JUGA : Demo Penolakan BBM di Kota Bogor Makin Panas, Mahasiswa Jebol Pagar Berduri di Jalan Sudirman

Oscar mengaku, sejak awal, tidak terjalin komunikasi yang tidak baik antara pengembang dengan warga.

Hingga saat ini, diakui Oscar, warga yang rumahnya tepat di pintu akses yang dibuka untuk jalan itu, belum dimintai izin apapun.

Bahkan, lanjutnya, mayoritas warga juga sudah menyatakan keberatan dan menolak lokasi itu dijadikan akses jalan masuk bagi perumahan Cluster Cilendek.

BACA JUGA : Warga Perumahan Puspa Raya Bogor Resah, Sudah Setahun Tepian Sungai Ciliwung Longsor Tidak Ditanggapi Pemerintah

“Intinya kami warga disini menolak dibukanya akses jalan itu. Kita selama ini sudah nyaman, sehingga jangan sampai keamanan dan kenyamanan warga terganggu,” tegasnya.

Warga lainnya, Imron Aliani menegaskan, warga semuanya sudah sepakat tidak setuju dan menolak dibukanya akses jalan untuk pintu masuk Cluster Cilendek.

“Kalaupun pihak pengembang memaksakan tetap menggunakan lokasi di lingkungan kami, maka, warga akan melakukan penyegelan dan memblokir akses pintu masuk tersebut,” tandasnya.

BACA JUGA : Tiga Perumahan di Cibinong Banjir, Diduga Sebab Pembangunan Hotel Sayaga Wisata

Namun, sampai hari ini tidak ada tindak lanjut dari hasil kusyawarah tersebut.

Menanggapi polemik itu, Camat Bogor Barat, Abdurahman menuturkan, pihaknya sudah membuat tim yang beranggotakan unsur muspika. Untuk mrngkondusifkan dan menyelesaikan permasalahan itu.

Diakuinya, memang sejak awal terjadi kesalahpahaman antara pihak pengembang dengan warga, sehingga muncul permasalahan adanya penolakan akses jalan di RW 06, padahal pihak pengembang sudah mendapatkan izin akses jalan masuk melalui RW 17.

“Sekarang kan prosesnya ada revisi untuk akses jalan masuk. Dari awalnya sudah mendapatkan izin melalui akses RW 17, pihak pengembang membuka akses jalan masuk lagi di RW 06. Nah, ketika proses revisi itu dilakukan, warga di RW 06 menolak dibukanya akses jalan masuk ke lokasi perumahan tersebut. Kita ingin semuanya kondusif dan permasalahan ini ada solusi nya,” tandasnya.

Sebelumnya, permasalahan adanya penolakan warga untuk akses jalan masuk perumahan Cluster Cilendek sudah difasilitasi secara musyawarah berbagai pihak oleh Pemerintah Kecamatan Bogor Barat.

(Adi Wirman)