Gegara Jembatan Ambruk di Bogor, Siswa SDN Babakanmadang 06 Tak Bisa Sekolah

Jembaran ambruk di Bogor, di Desa Babakanmadang, Kecamatan Babakanmadang, Kabupaten Bogor, memutus akses dari dan ke SDN Babakanmadang 06, Kamis (22/9). Foto/Rishad/Pojokbogor

POJOKSATU.id, BOGOR – Imbas jembatan ambruk di Bogor, tepatnya di Kampung Cicadas RT01/04, Desa Babakanmadang, Kecamatan Babakanmadang, Kabupaten Bogor, memutus akses dari dan ke SDN Babakanmadang 06, Kamis (22/9).


Camat Babakanmadang Raden Makmun Nawawi menerangkan, jembatan ambruk di Bogor tersebut merupakan akses utama bagi warga di Kampung Cicadas, Desa Babakanmadang dengan Kampung Babakanjengkol, Desa Sumur Batu.

“Akses menuju dua kampung itu tidak bisa dilewati, baik kendaraan roda dua dan roda empat. Rute ke SDN Babakanmadang 06 dan warga desa harus memutar melalui Jalur Puncak II,” kata lelaki yang akrab disapa Aden itu.


BACA JUGA : Jembatan di Bogor Ambruk, Jalan Penghubung Dua Kampung di Babakanmadang Terputus

Aden mengungkapkan, jembatan sepanjang 15 meter dengan lebar 3 meter itu, dibangun pada 2004. Namun, hujan dengan intensitas tinggi pada Rabu (21/9) malam, menyebabkan debit air Sungai Cibongah naik ditambah dengan derasnya arus.

“Sehingga tanah pondasi roboh karena terjadi abrasi. Tidak ada korban jiwa maupun luka, tapi kerugian belum bisa ditafsirkan, kami berharap bantuan untuk pembangunan jembatan sementara,” kata dia.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, Aris Nurjatmiko menerangkan jembatan ambruk di Bogor itu terjadi sekitar pukul 07.15 WIB.

BACA JUGA : Bangunan Ruko di Bogor Ambruk, Dua Orang jadi Korban dengan Luka di Kepala

“Dari PUPR dan pengairan, sedang mengupayakan pengerjaan sementara untuk jalan akses antar dua kampung agar digunakan warga sehingga tidak perlu memutar,” katanya.

Sebelumnya diberitakan, sebuah jembatan di Bogor ambruk, tepatnya di Kampung Cicadas RT01/04, Desa Babakanmadang, Kecamatan Babakanmadang, Kabupaten Bogor, Kamis (22/9) pagi.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, Aris Nurjatmiko menerangkan ambruknya jembatan disebabkan terkikisnya pondasi jembatan karena dihantam arus deras Sungai Cibongas.

BACA JUGA : Wahana Ontang-anting Ambruk, 10 Pengunjung Luka-luka, Begini Keterangan Polisi

“Debit air Sungai Cibongas cukup deras, hingga terus mengikis bibir sungai sehingga pondasi jembatan amblas,” kata Aris.

Kata Aris, ambruknya jembatan dengan panjang 30 meter dan lebar 4 meter itu, terjadi sekitar pukul 07.15 WIB. Akibatnya, akses penghubung antara Kampung Cicadas dengan Kampung Babakanmadang terputus.

Meski tidak ada korban jiwa, masyarakat yang biasa menggunakan jembatan ambruk di Bogor itu kini harus memutar melewati jalan lain yakni Jalan Puncak Dua lingkar Babakanmadang.

(Rishad Noviansyah/Pojokbogor)