Gedung Kesenian Kota Bogor Kumuh dan Kotor, Pernah Diajukan untuk Pemugaran Tapi Tidak Direstui

Gedung Kesenian Kota Bogor atau biasa yang dikenal dengan Gedung Kemuning Gading yang berada di Jalan Kapten Muslihat tak terurus. Foto/Adi-Pojokbogor

POJOKSATU.id, BOGOR – Gedung Kesenian Kota Bogor atau biasa yang dikenal dengan Gedung Kemuning Gading yang berada di Jalan Kapten Muslihat tak terurus.


Gedung Kesenian Kota Bogor yang masih berada di komplek balai kota ini, sering menjadi tempat berkumpulnya para seniman Bogor untuk pertunjukan kreatifitasnya.

Di Gedung Kesenian Kota Bogor itu sering kali menampilkan pertunjukan mulai dari teater, musik, kesenian tradisional, atau sekedar acara seremoni.

Sayangnya, sudah terlalu lama tidak dilakukan pemeliharaan, Gedung Kesenian Kota Bogor kini kondisinya begitu memprihatinkan.


BACA JUGA : Gedung SD di Karawang Roboh Saat Jam Belajar

Dari pantauan pojokbogor, Gedung Kesenian Kota Bogor terlihat sudah kumuh dan sangat kotor, beberapa lantai nampak sudah rusak. Bahkan tangga utamanya pun sedikit berlumut hitam.

Selain itu, atap-atap Gedung Kesenian Kota Bogor ini juga terlihat usang dan bolong-bolong. Ditambah dengan fasilitas umum di gedung itu gedung ini terlihat tak terawat. Salah satunya fasilitas toilet.

Toilet yang persis berada di area samping panggung utama Gedung Kesenian Kota Bogor hanya bisa digunakan untuk buang air kecil.

BACA JUGA : Pelajar SDN di Bekasi Ini Belajar Lesehan, Gedung Sekolahnya Juga Memprihatinkan

Tidak hanya itu, benda-benda berbahan dasar kayu tergeletak begitu saja di samping panggung utama.

Menanggapi hal itu, Sekretaris Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Sekdis Dispubpar) Kota Bogor, Wawan Sanwani tak menampik jika kondisi Gedung Kesenian Kota Bogor kini sangat memprihatinkan.

Bahkan Wawan mengungkapkan, Gedung Kesenian Kota Bogor sudah tidak layak untuk dipakai.

“Jadi pernah kita bikin DEDnya untuk rehab total cuman engga sempet di ACC,” ujarnya kepada Pojoksatu.id saat ditemui belum lama ini.

BACA JUGA : Geger ! Mayat Pria Ditemukan di Rooftop Gedung Asean, Ternyata Ini Penyebab Korban Tewas

Alasannya adalah, kata Wawan, karena kepemilikan gedung tidak hanya di disparbud, ada beberapa dinas juga yang bersemayam di gedung tersebut. Seperti DPPMPTSP, Saber Pungli, Koperasi dan masih banyak lainnya.

Sehingga kalaupun ingin diperbaiki atau direhab harus satu kesatuan, dan itu membutuhkan anggaran yang tidak sedikit.

“Estimasinya sekitar Rp 2 Miliar rupiah,” ucapnya.

Saat ini, masih kata Wawan, aset gedung kesenian kemuning gading sendiri masih dibawah kendali Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD)

“Kita hanya diberikan pelimpahan kewengan untuk mengelola Gedung Kesenian Kota Bogor,” tandas wawan.

(Adi Wirman)