BNN Kabupaten Bogor Musnahkan Barang Bukti Narkoba, Dua Bulan Terkumpul Sebanyak 4,7 Kuintal

BNN Kabupaten Bogor musnahkan barang bukti narkotika hasil pengungkapan Juni-Agustus 2022, sekitar 4,7 kuintal, Kamis (8/9). Foto/Rishad-Pojokbogor

POJOKSATU.id, BOGOR – BNN Kabupaten Bogor musnahkan barang bukti narkotika berbagai jenis hasil pengungkapan Juni-Agustus 2022, dengan berat sekitar 4,7 kuintal di Kantor BNN Kabupaten Bogor, Kamis (8/9).


Sekretaris Utama (Sestama) BNN Irjen Pol I Wayan Sukawinaya menjelaskan, BNN Kabupaten Bogor musnahkan barang bukti narkotika keempat selama tahun 2022 ini.

Kali ini BNN Kabupaten Bogor musnahkan barang bukti yang dimusnahkan berupa 235,52 kilogram sabu, 231,24 ganja dan 19.700 ekstasi.

BACA JUGA : Resmi Tersangka, Manajer Bunga Citra Lestari Ngaku Gunakan Narkotika sejak 2021


BNN Kabupaten Bogor musnahkan barang bukti keempat selama tahun 2022. Barang bukti yang dimusnahkan kita dapatkan dari 10 kasus berbeda,” kata Irjen Wayan.

Dari 10 kasus tersebut, BNN menangkap 16 tersangka dengan satu diantaranya meninggal dunia, usai menerima tindakan tegas dari petugas saat penangkapan.

Satu dari tersangka merupakan warga negara Pakistan.

BACA JUGA : Kasat Narkoba Polres Metro Jaksel Dicopot, Langsung Digarap Propam Polda Metro Jaya

Menurutnya, pengungkapan peredaran narkotika ke Indonesia merupakan hasil dari sinergi dan kolaborasi pihaknya dengan Bea Cukai juga TNI dan Polri.

Dia menjelaskan, modus yang dilakukan para tersangka pengedar narkotika ini pun semakin banyak.

Bahkan, beberapa di antara penangkapan ini terungkap praktik edar dilakukan melalui jasa pengiriman.

Salah satunya yang terjadi pada 15 Juli 2022 yang dimana petugas berhasil mengungkap barang bukti ganja seberat 2,97 kilogram atas laporan seorang kurir JNE yang mencurigai sebuah paket yang akan diantarnya.

BACA JUGA : 5 Anggota Polsek Sukomanunggal Surabaya Positif Narkoba, Begini Kata Polda Jatim

Sementara Direktur Intelijen, Deputi Bidang Pemberantasan BNN RI, Irjen Pol Kenedy menyebutkan, masuknya narkotika ke Indonesia didominasi jalur laut.

“Sekitar 90 persennya itu jalur laut. Sehingga upaya pencegahan kami lakukan bekerjasama dengan petugas-petugas di jalur tersebut,” ungkap Kenedy.

Meski terbilang masih cukup tinggi, Kenedy mengklaim jika BNN RI selalu melakukan upaya pencegahan peredaran penyalahgunaan narkotika.

“Sehingga upaya pencegahan tersebut bisa lebih dekat dilakukan dan tidak monoton,” jelas Kenedy.

BNN Kabupaten Bogor musnahkan barang bukti ini juga harus disertai edukasi yang dilakukan kepada masyarakat, tidak hanya sebatas sosialiasi melainkan menggunakan metode lain.S eperti melalui olahraga, dan sebagainya. 

(Rishad Noviansyah)