Siap-siap Samisade Kabupaten Bogor Mulai Bergulir Akhir Agustus Ini, Setor LPJ Dulu Baru Cair

Plt Bupati Bogor, Iwan Setiawan.

POJOKSATU.id, BOGOR – Plt Bupati Bogor, Iwan Setiawan memastikan program bantuan keuangan desa bertajuk Samisade Kabupaten Bogor mulai bergulir akhir Agustus 2022.


Seluruh pemerintah desa pun diminta untuk melibatkan masyarakat dalam penggunaan Samisade Kabupaten Bogor.

“Insha Allah akhir bulan ini kita salurkan ke desa-desa. Saya ingatkan agar Samisade Kabupaten Bogor digunakan dengan baik, untuk peningkatan infrastruktur serta pemulihan ekonomi desa,” kata Iwan Setiawan, Selasa (23/8).

Diketahui, Pemkab Bogor telah menyiapkan anggaran sekitar Rp395 miliar untuk Samisade dalam APBD 2022 untuk diberikan kepada 415 desa di 40 kecamatan.


“Saya minta, laksanakan Samisade dengan baik, libatkan masyarakat supaya terwujud semangat padat karya dengan melibatkan masyarakat yang akhirnya dapat mendorong pemulihan ekonomi di desa,” kata Iwan.

BACA JUGA : Siap-siap, Samisade Bergulir Tengah Agustus 2022

Diketahui Pemkab Bogor, saat ini tengah merevisi sejumlah poin dalam perbup penggunaan Samisade.

Plt Bupati Bogor, Iwan Setiawan menargetkan Samisade tahun 2022 dapat dicairkan sekitar bulan Agustus 2022, namun hanya diberikan kepada desa yang telah menyampaikan laporan pertanggungjawaban penggunaan Samisade tahun 2021.

BACA AJUGA : Pemkab Alokasikan Rp2 Miliar untuk Bedah Kampung di 7 Desa Kabupaten Bogor

“Iya kita tegas kok. Yang sudah melaporkan LPJ saja yang akan mendapat pencairan. Supaya tertib administrasi,” tegas Iwan.

Sementara Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Rudy Susmanto sedikit khawatir anggaran Samisade 2022 tidak terserap maksimal mengingat tahun anggaran 2022 kurang dari bulan lagi berakhir.

Rudy, sebagai Ketua Badan Anggaran (Banggar) pun tidak segan untuk menggeser sebagian anggaran Samisade dalam Perubahan APBD 2022.

BACA JUGA : Harga Tanah di Kabupaten Bogor Mahal, DPKPP Perbanyak Rumah Susun

“Ada kemungkinan untuk digeser sebagian untuk kegiatan lain dalam APBD Perubahan. Daripada anggarannya tidak terpakai, lebih baik dialihkan ke kegiatan lain,” kata Rudy.

Menurut Rudy, Pemkab Bogor dalam hal ini Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) harus lebih aktif dalam menagih lpj penggunaan Samisade 2021. Hal tersebut dapat menjadi acuan, berapa besar anggaran yang mungkin tidak terserap dari Samisade.

“Dihitung saja waktunya. Tegaskan saja. Karena ini demi tertib administrasi juga kan. Agar semua selamat dan tidak tersandung masalah. Karena bantuan Samisade Kabupaten Bogor ini sangat baik, jadi jangan sampai berujung tidak baik,” kata politisi Gerindra itu. (Rishad Noviansyah)