Dua Pelajar Tamansari Bogor jadi Korban Perkosaan, Salah Satunya Digilir Tujuh Orang

Delapan pelaku perkosaan dua pelajar di Tamansari, Kabupaten berhasil diringkus. Foto/IST

POJOKSATU.id, BOGOR – Dua pelajar Kecamatan Tamansari jadi korban perkosaan, Kabupaten Bogor, yang dilakukan delapan orang temannya. Bahkan, satu di antaranya digilir oleh tujuh orang sekaligus.


Kapolres Bogor, AKBP Iman Imanuddin mengungkapkan, dua pelajar Kecamatan Tamansari jadi korban perkosaan masih berusia 16 tahun, dan kini berstatus pelajar.

Dua pelajar Kecamatan Tamansari jadi korban perkosaan teman-temannya itu, kedua korban dicekoki miras terlebih dahulu hingga mabuk.


“Dari delapan orang pelaku, lima orang sudah ditangkap. Sedangkan tiga orang lainnya masuk Daftar Pencarian Orang (DPO),” kata AKBP Iman, Jumat (19/8).

Diketahui, korban berinisial AR dan AG masing-masing berusia 16. Sedangkan pelaku berinisial AR, GP, HA, RM, RA, DN, FR dan AG. Tiga nama terakhir kini masuk DPO Satreskrim Polres Bogor.

BACA JUGA : Soal Tukang Siomay Minum Darah Bocah Korban Perkosaan, Begini Kata PPA Polres Jaksel

Iman menerangkan, peristiwan tersebut terjadi pada medio Desember 2021. Saat itu, sekitar pukul 23.30 WIB, korban AR sedang berada di rumah korban AG, didatangi pelaku GR dan DN untuk meminjam gitar milik korban AG.

Setelah memberikan gitarnya, korban AR kemudian meminta rokok kepada pelaku. Kemudian, pelaku menyampaikan bahwa rokok ada di tempat mereka nongkrong, hingga korban AR dan AG pun diajak tempat nongkrong pelaku.

BACA JUGA : Korban Perkosaan Herry Wirawan Akhirnya Buka Suara, Pengakuannya Bikin Merinding

Sesampainya di lokasi tongkrongan sekitar pukul 01.00 WIB di Kampung Calobak, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor, dua korban diberi minuman beralkohol. Ketika mabuk, korban AR kemudian disetubuhi oleh tujuh orang pelaku.

Mereka adalah GP, HA, RM, RA, DN dan FR. Sedangkan AG disetubuhi oleh pelaku AR yang merupakan salah satu tokoh pemuda di kampung tersebut. Setelah itu, kedua korban diantar pulang oleh pelaku GP pada pukul 05.00 WIB.

BACA JUGA : Misteri Herry Wirawan, kok Tidak Abosi Janin Hasil Perkosaan? Lazimnya Pelaku Kejahatan Hilangkan Barang Bukti

“Para pelaku disangkakan dengan Pasal 81 dan 82 UU 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak juncto Pasal 64 KUHP dengan ancaman minimal lima tahun penjara dan maksimal 15 tahun penjara dan denda Rp5 miliar,” jelas Iman.

Adapun barang bukti dua pelajar Kecamatan Tamansari jadi korban perkosaan yang diamankan polisi yakni satu kaos lengan pendek warna hitam, satu bra warna hitam, satu celana dalam berwarna merah muda dan satu celana panjang jins. (Rishad Noviansyah/pojokbogor)