80,32 Hektare Sawah di Kabupaten Bogor Ajukan Klaim Asuransi, yang Terdampak Banjir Bandang Sudah Cair

Ilustrasi sawah di Kabupaten Bogor. Foto/Rishad/Pojoksatu

POJOKSATU.id, BOGOR – Sebanyak 9 kelompok tani (poktan) di Kabupaten Bogor mengajukan klaim Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP), akibat sawah mereka mengalami gagal panen lantaran diserang hama dan terdampak banjir.


Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (Distanhorbun) Kabupaten Bogor, Siti Nurianty mengungkapkan, total terdapat 80,32 hektare sawah yang menerima klaim asuransi tersebut.

Siti menjelaskan, tiga poktan berasal dari Kecamatan Jonggol dengan luasan sawah 43,40 hektare di beberapa desa Kabupaten Bogor akibat terdampak hama blast dan tikur.


Selanjutnya empat poktan dari Kecamatan Pamijahan seluas 19,3 hektare usai terdampak banjir bandang beberapa waktu lalu di Kabupaten Bogor.

BACA JUGA : Sawah Menghilang, Hutan Bogor Menyusut

Sementara dua poktan lain berasal dari Kecamatan Tanjungsari seluas 7,22 hektare akibat hama tikus dan Kecamatan Sukamakmur 10,13 hektare sawah juga terkena hama tikus.

Menurutnya, total klaim dari 80,32 hektare sawah tersebut mencapai Rp442.020.000. Klaim tersebut sudah dicairkan dan diserahkan secara simbolis di Cariu, Kabupaten Bogor, Selasa (9/8).

Ia berharap penyerahan AUTP ini dapat mengantisipasi gagal panen. Selain itu, para petani juga mendapat ganti.rugi akibat kerugian gagal panen.

BACA JUGA : Imbas Hujan Deras Sungai Cidurian Meluap, Lima Rumah Warga di Bogor Terendam Banjir

“Diharapkan dengan penyerahan AUTP ini dapat mengantisipasi kegagalan panen dan memberikan ganti rugi akibat kerugian petani sehingga keberlangsungan usaha tani dapat terjamin,” harapnya.

Nurianty menjelaskan, AUTP menjadi salah satu program unggulan Pemkab Bogor lewat Distanhorbun.

Di tahun 2022, pemerintah pusat telah mengalokasikan anggaran untuk targetkan kepesertaan AUTP seluas 25 ribu hektare sawah. Premi yang diberikan sebesar 80 persen dan dibayarkan melalui APBN.

BACA JUGA : Banjir Bogor, 2 Warga Terseret Banjir Bandang Jasinga dan Longsor

“Atas target tersebut, Pemkab Bogor juga telah mengalokasikan anggaran yang berasal dari APBD untuk sawah seluas 10.000 hektare dengan premi sebesar 20 persen,” tandasnya.

(cek/pojokbogor)