Pasutri dari Parung Senggol-senggolan dengan Biskita Transpakuan, Warga : Sopirnya Lihat Tapi Langsung Pergi

Ilustrasi kecelakaan. Foto/IST

POJOKBOGOR.com – Pasangan suami istri asal Ciseeng, Kecamatan Parung, Kabupaten Bogor mengalami kecelakaan, karena bersenggolan dengan Biskita Transpakuan Kota Bogor di kawasan Sistem Satu Arah (SSA), tepatnya di Jalan Otista.


Dari informasi yang dihimpun pojokbogor, peristiwa kecelakaan Biskita Transpakuan terjadi pada hari Kamis (04/08/2022) kemarin sore.

Sementara itu seorang saksi mata, Helvi Erianti mejelaskan, peristiwa bersenggolan dengan Biskita Transpakuan, terjadi saat pasutri yang diketahui bernama Madsuro dan Eneng melaju dari arah Tugu Kujang menuju Pasar Bogor dengan sepeda motor dengan pelat nomor F 5470 EO.


BACA JUGA : Dishub Kota Bogor Tata Ulang Rute Biskita Koridor 5 Jalur Ciparigi-Stasiun KA Bogor

Kemudian, saat melintas di depan pertigaan pintu masuk Pasar Bogor, tepatnya di Jalan Roda, tiba-tiba kendaraan Biskita Transpakuan mendadak belok ke kanan lalu menyenggol kendaraan pasutri ini. Keduanya pun terjatuh bersama sepeda motor miliknya.

“Jadi posisinya korban ini sedang berkendara di tengah. Tiba-tiba Biskita dari sebelah kiri ngambil ke kanan, terus nyenggol, motornya (korban langsung) jatuh (bersama keduanya),” kata saksi mata, Helvi Erianti kepada wartawan, Jumat (05/08/2022

Setelah itu, kondisi jalan yang padat mendadak jadi macet. Kemudian, pasutri ini pun ditolong warga sekitar untuk dipindahkan ke lokasi lebih aman, dalam hal ini pedestrian.

BACA JUGA : Tak Pernah Lupa Tragedi Kecelakaan Tragis di Terowongan Paledang Bogor, Kini Sudah Diperbaharui

Namun, kendaraan Biskita Transpakuan Kota Bogor yang semula menghentikan laju kendaraannya, bukannya memilih untuk meminggirkan terlebih dahulu kendaraannya, melainkan malah terus melaju dan meninggalkan kedua pasutri ini.

“Mobil Biskita sempat berhenti, tapi setelah itu langsung pergi aja, gak turun sopirnya, padahal dia (sopir) lihat korban jatuh, soalnya kesenggolnya pas bagian pintu sopirnya,” sambung dia.

Tanpa berpikir panjang, pasutri ini dibantu warga sekitar langsung menuju Rumah Sakit (RS) PMI Bogor untuk mendapatkan pertolongan medis. Sebab, kaki sebelah kiri korban bernama Eneng mengeluarkan darah cukup banyak.

BACA JUGA : Kronologi Kecelakaan di Air Mancur Kota Bogor, Pengemudi Ertiga Kejang-kejang selanjutnya Mengerikan

“Darahnya ngocor terus, sudah berhenti di IGD ketika mendapatkan perawatan, sudah dilakukan rontgen. Lukanya di bagian kaki, yang terluka ibunya,” ungkap perempuan yang ikut mengantarkan kedua korban ke RS PMI Bogor.

Ditempat terpisah, Plt Direktur Perumda Transportasi Pakuan Kota Bogor, Rachma Nissa Fadliya mengaku belum mengetahui kejadian ini. Pihaknya terlebih dahulu akan mencari tahu kebenarannya.

“Belum. Gimana kondisi pengemudi motornya?” singkat Rachma melalui pesan singkat Whatsapp.

(adi/pojokbogor)