Serba Salah Atasi Masalah MIAH, Pemkot Bogor Minta Tolong ke Komnas HAM

Bagian Hukum dan HAM Sekretariat Daerah Kota Bogor, Alma Wiranta. Foto/Adi Pojoksatu

POJOKBOGOR.com– Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor berencana meminta bantuan ke Pemerintah Pusat untuk memberikan solusi terkait konflik pembangunan Masjid Imam Ahmad bin Hanbal.


Hal itu dilakukan agar persoalan ini tidak lagi menimbulkan konflik sosial di masyarakat.

Bagian Hukum dan HAM Sekretariat Daerah Kota Bogor, Alma Wiranta mengatakan pertemuannya terkait dengan persoalan yang sekarang (sedang) update, konflik sosial ya.


“Nanti kita lihat saja karena banyak yang diundang, (terkait persoalan) Imam Hanbal, nanti siang kita lihat dari semua sudut lah,” sambungnya. 

Menurutnya, dalam pertemuan ini Pemkot Bogor meminta mediator dari Komnas Ham. Di mana, pembahasan yang dibahas terkait persoalan yang tak terpisahkan dari polemik pembangunan Masjid Imam Ahmad Bin Hanbal.

“Kita minta untuk (membahas) persoalan yang terpisah ya, jadi persoalan di Kota Bogor ini supaya lebih fair kita akan buka, jangan hanya diskusi saja tapi kasih solusi dong,” ucap dia.

“Seperti yang pak wali sampaikan, dari aspek hukum sudah selesaix kita mau melaksanakan tapi bagaimana di masyarakat, kan tidak boleh pemerintah ini memilih salah satu, harus dua-duanya nih dilindungi,” imbuhnya.

“Jadi untuk menjaga ketertiban dan kondusifitas di Kota Bogor ini kita harus lakukan yang terbaik, jadi kita harus mendengar tanggapan dari semua pihak,” ujar Alma.

Diketahui, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menghentikan sementara proses pembangunan Masjid Imam Ahmad bin Hanbal di Jalan Pandu Raya, Kecamatan Bogor Utara pada Rabu (27/7). Penyetopan pembangunan itu karena berpotensi menimbulkan konflik sosial.

(adi/pojokbogor)