Empat Anggota DPRD Kota Bogor yang Lakukan Kunker ke Italia Belum Lapor Pimpinan

Wakil Ketua I DPRD Kota Bogor, Jenal Mutaqin.

POJOKBOGOR.com – Empat anggota dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor telah melakukan kunjungan kerja ke luar negeri tepatnya ke Italia.


Namun hingga kini ke empat anggota dewan belum memberikan laporan hasil dari kunjungan luar negeri tersebut.

“Kita kalau kunker dalam negeri aja kan bisa seminggu atau dua minggu. Ya sebenernya tidak ada batasan sampai kapan, tapi kita kasih dua minggu lah paling lama,” kata Wakil Ketua I DPRD Kota Bogor, Jenal Mutaqin.

Baca Juga : Gara-gara Pihak Ketiga, DLH Kota Bogor Belum Bisa Angkut Sampah Ke TPPAS Lulut Nambo


Pria yang kerap disapa JM memberikan kesempatan selama dua minggu kedepan kepada empat anggotanya untuk menyusun semua laporan hasil kunjungannya tersebut.

Diketahui, salah satu pembahasan dalam kunker teraebut adalah terkait dengan masalah transportasi umum, dan kesejahteraan.

Setidaknya dengan hasil laporan yang dibuat keempat anggota dewan ke Itali, dilanjutkan JM pihaknya akan mempelajarinya terlebih dahulu di DPRD.

“Bukan kita rekomendasikan, tapi kita pelajari saja secara sistem (seperti apa),” ucapnya.

Sebelumnya, Sejumlah anggota DPRD Kota Bogor dikabarkan melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke luar negeri. Mereka melakukan perjalanan ke Italia baru-baru ini.

Baca Juga : Perempuan di Kota Bogor Diminta Aktif ke Dalam Politik Jelang Pemilu 2024 Nanti

Adapun ke empat anggota DPRD yang bertolak ke Negeri Pizza itu adalah H Murtadho, Said Mochamad Mohan, Sarif Sastra dan Rifky Alaydrus. Keempatnya tercatat sebagai anggota Komisi IV DPRD Kota Bogor.

Informasi yang dihimpun, selama beberapa hari di Itali, anggota DPRD Kota Bogor tersebut mempelajari soal transportasi umum dan soal kesejahteraan.

Keberangkatan anggota DPRD Kota Bogor ke luar negeri pun dibenarkan Sekretaris Dewan (Setwan) DPRD Kota Bogor Boris Darurasman.

“Betul ada empat anggota dewan yang berangkat, dan didampingi oleh satu ASN,” kata pria yang kerap disapa Boris saat dihubungi via telpon, Senin (25/7/2022).

Menurutnya, sesuai himbauan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) kegiatan Kunker keluar negeri memang tidak diperbolehkan selama pandemi Covid-19.

Hanya saja, kata dia, kebijakan terbaru saat ini perjalanan ke luar negeri sudah bisa dilakukan.

“Aturan yang baru sudah boleh, jadi boleh melakukan kunker ke luar negeri,” tandasnya. (adi/pojokbogor)