Belasan Pedagang Pasar Anyar Kota Bogor Menunggak Bayar Service Sejak Pandemi, Perumda PPJ Terpaksa Segel Kiosnya

Perusahaan Umum Daerah Pasar Pakuan Jaya Kota Bogor menyegel beberapa kios di Blok G Pasar Anyar., Selasa (19/07/22). Foto/Adi/Pojokbogor

POJOKSATU.id, BOGOR – Perusahaan Umum Daerah Pasar Pakuan Jaya (Perumda-PPJ) Kota Bogor melalui Unit Blok F menyegel 13 kios di Blok G Pasar Anyar yang nunggak bayar service charge hingga jutaan rupiah.


Saat dikonfirmasi Asisten Manager (Asmen) Humas Perumda Pasar Pakuan Jaya Kota Bogor Kota Sri Karyatno membenarkan hal itu.

Menurut dia mereka (pedagang-red) sulit membayar service charge sejak awal kasus covid-19 melanda Kota Bogor.


“Ya, mereka nunggak bayar service cash sejak awal kasus Pandemi covid-19, jadi nunggak sekitar dua setengah tahun,” kata Sri, Selasa (19/07/22).

BACA JUGA : Masuki Usia ke 13, Perumda Pasar Pakuan Jaya Kota Bogor Diminta Konsisten Jalankan Program

Dijelaskan Marino sapaan akrabnya, sejauh ini Divisi Ketertiban, Keamanan dan Kebersihan (K3) telah bekerja keras, melakukan penagihan, berdasarkan data bahwa para pedagang itu menunggak uang service charge mulai Rp3 Juta hingga Rp5 Juta perkios.

Untuk itu, maka sesuai aturan, bagi para pemilik kios yang nunggak diberikan tindakan polisional, yakni kiosnya di segel dan digembok. Jika ingin kembali berjualan, pedagang harus melunasi kewajibannya, baru segel dibuka dan bisa kembali berdagang.

BACA JUGA : Pasar Pakuan Jaya Segera Revitalisasi Pasar Tanah Baru dan Pamoyanan

Namun, penggembokan itu kata Marino, tidak dengan begitu saja di berlakukan, sebelumnya Unit Pasar Kebon Kembang telah memberikan surat peringatan (SP) 1 hingga 3.

“Mereka sudah di panggil, di SP 1 hingga 3, jika tidak direspon juga baru di segel,” ungkapnya.

BACA JUGA : Target Beroperasi Tahun Ini, Perumda PPJ Geber Verifikasi Pedagang Pasar Tanah Baru

Dia melanjutkan, dari 13 kios yang disegel Kamis (13/07/22) sekarang tinggal 5 kios yang masih tersegel, karena selebihnya sudah melunasi tunggakan dan segelnya sudah dibuka sehingga sudah kbali berjualan.

Untuk meringankan beban para penunggak biaya service cash yang kiosnya di segel, Perumda PPJ memberi kebijakan, jika tidak mampu membayar sekaligus maka bisa dicicil selama tiga kali.

“Alhamdulilah, setelah di segel, mereka mulai membayar, dari 13 sekarang tinggal 5 kios yang masih di segel,” tandasnya.

(adi/pojokbogor)