POJOKSATU.id – Jumlah investor pasar modal Indonesia mencapai 15.161.166 single investor identification (SID), mencetak rekor baru dalam industri keuangan nasional.

Data PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), per Kamis (30/1), menunjukkan peningkatan 289.527 SID dalam satu bulan, lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan Januari 2024 yang hanya 144.888 SID.

Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Iman Rachman menekankan pentingnya peran pasar modal dalam pertumbuhan ekonomi nasional.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah, regulator, korporasi, dan investor diperlukan untuk menciptakan pasar modal yang lebih inklusif, transparan, dan berdaya saing global.

Baca Juga: Laba BNI Tumbuh 9,7% di Januari 2025, Kredit dan Pendapatan Bunga Meningkat

"Bersama-sama, kita dapat mewujudkan cita-cita besar untuk ekonomi Indonesia yang lebih kuat dan berkelanjutan," ujar Iman, Jumat 28 Februari 2025.

Sejak jumlah investor menembus 14 juta, BEI aktif menggelar program edukasi, termasuk Capital Market Summit & Expo (CMSE) 2024, Road to CMSE 2024, dan Duta Pasar Modal.

Sepanjang 2024, BEI menyelenggarakan 34.676 kegiatan edukasi yang menjangkau 59,66 juta peserta secara daring, luring, dan hybrid dalam kampanye Aku Investor Saham.

Mengawali 2025, BEI telah melaksanakan 411 kegiatan edukasi, seperti sekolah pasar modal, forum investor, dan kunjungan ke BEI, serta pembuatan konten edukasi di media sosial.

Baca Juga: BRI Tunjukkan Kinerja Solid di Tengah Tantangan Ekonomi, Fokus pada Keberlanjutan dan Pengelolaan Risiko

Direktur Pengembangan BEI Jeffrey Hendrik menilai angka 15 juta investor masih jauh dari potensi yang bisa dicapai, mengingat populasi Indonesia melebihi 280 juta jiwa.

"BEI akan terus memperluas jangkauan edukasi, meningkatkan inklusi pasar modal melalui kolaborasi strategis, serta mengoptimalkan program inovatif agar semakin banyak masyarakat dapat berinvestasi dengan aman dan berkelanjutan," ujar Jeffrey.

Fokus utama BEI saat ini adalah meningkatkan literasi dan inklusi keuangan serta mendorong generasi muda berpartisipasi aktif di pasar modal.

"Sinergi antara BEI dan berbagai pemangku kepentingan diharapkan dapat memperkuat pasar modal sebagai fondasi ekonomi nasional yang berkelanjutan," tutupnya.***

Untuk mendapatkan artikel menarik dengan lebih cepat dan mudah bisa download aplikasi Pojoksatu.id untuk Android dan iOS dengan link di bawah ini:

VERSI ANDROID

VERSI iOS