POJOKSATU.id — Harga emas dunia kembali menunjukkan taringnya dengan mencetak penguatan signifikan ke level 3.340 USD per troy ounce, setelah sebelumnya sempat terkoreksi hingga menyentuh 3.120 USD.
Kenaikan ini dikonfirmasi oleh Ade Yunus, Global Market Strategist dari Maxco, yang menyebutkan bahwa koreksi tersebut merupakan bagian dari pola teknikal sehat sebelum menuju rekor baru.
“Penurunan dari All Time High (ATH) ke 3.120 adalah fase korektif alami setelah tren panjang bullish emas sepanjang 2025. Saat ini, harga berhasil rebound dan berpotensi mendekati kembali area ATH di 3.434 hingga 3.500,” papar Ade Yunus dalam keterangan tertulisnya, Sabtu, (24/05).
Menurut grafik teknikal yang dianalisis oleh Maxco, level A tercatat di 3.201, kemudian harga naik ke 3.434 (B), dan terkoreksi hingga 3.120 (C) — yang diduga menjadi titik akhir koreksi sebelum potensi reli berikutnya.
Konflik Israel-Iran Dorong Permintaan Safe Haven
Dari sisi fundamental, lonjakan harga emas dipicu oleh ketegangan geopolitik yang kembali meningkat di Timur Tengah, khususnya antara Israel dan Iran.
Kondisi ini mendorong arus modal global ke aset aman seperti emas.
“Investor global kembali memburu emas sebagai lindung nilai (safe haven) karena kekhawatiran terhadap eskalasi konflik,” ujar Ade Yunus.
Dolar Melemah Akibat Penurunan Rating AS oleh Moody’s
Faktor lain yang memperkuat tren bullish emas adalah penurunan peringkat utang pemerintah Amerika Serikat oleh lembaga pemeringkat Moody’s dari AAA ke AA1 dengan prospek negatif.
Hal ini menciptakan kekhawatiran pasar terhadap kondisi fiskal AS, sehingga meningkatkan permintaan emas.
Selain itu, ekspektasi pasar bahwa The Fed akan memangkas suku bunga dalam waktu dekat memperlemah nilai dolar AS.
Karena emas dihargai dalam dolar, penurunan nilai USD otomatis membuat emas lebih murah di mata investor global.
Ketidakseimbangan Permintaan dan Pasokan Emas
Faktor fundamental lainnya adalah ketimpangan antara permintaan dan pasokan.
Di tengah tingginya permintaan dari sektor investasi, perhiasan, hingga industri teknologi, produksi emas global justru melambat akibat meningkatnya biaya operasional dan terbatasnya cadangan baru.
“Ketika permintaan naik dan pasokan stagnan, harga akan terus terdorong naik. Ini menjadi peluang besar bagi investor emas dalam jangka pendek hingga menengah,” tambah Ade Yunus.
Edukasi Penting: Harga Emas dan Strategi Lindung Aset
Pergerakan harga emas saat ini menjadi pengingat bahwa aset riil seperti emas tetap relevan untuk mengantisipasi inflasi dan ketidakpastian ekonomi global.
Menurut Ade, “Memahami pergerakan emas juga berarti memahami bagaimana manajemen keuangan yang baik bisa melindungi nilai aset dari tekanan inflasi.”
Dengan didukung analisa teknikal dan fundamental, emas menunjukkan momentum positif di tengah gejolak geopolitik dan pelemahan dolar. Investor disarankan memantau potensi tembusnya level 3.500 dalam beberapa pekan mendatang.
Pemenang Hadiah Trading Festival Maxco Mei 2025 Diumumkan!
Dalam kabar lain, Maxco Futures resmi mengumumkan para pemenang Trading Festival Maxco 2025 yang diselenggarakan sepanjang bulan Mei.
Ajang ini menjadi salah satu program trading paling meriah tahun ini, diikuti oleh ratusan trader dari seluruh Indonesia.
Berikut kategori hadiah yang diumumkan:
1. Voucher Belanja MAP
Selamat kepada para pemenang voucher belanja MAP yang bernilai menarik untuk dibelanjakan di berbagai merchant favorit Anda!
2. Merchandise Eksklusif Maxco
Merchandise premium Maxco berhasil dimenangkan oleh para trader beruntung berikut:
3. Smart Watch
Yang berhasil membawa pulang hadiah smartwatch canggih untuk mendukung gaya hidup aktif dan produktif!
4. iPad Mini
Selamat menikmati pengalaman trading dan hiburan yang lebih fleksibel!
Pihak Maxco juga menginformasikan bahwa pengumuman hadiah berikutnya untuk para nasabah beruntung akan dilakukan di akhir Juni 2025.
Ingin tahu lebih lanjut tentang strategi trading emas? Pantau terus insight dari Maxco dan ikuti event edukatif lainnya hanya di Maxco Futures.***


