POJOKSATU.id, Jakarta - Bank Rakyat Indonesia (BRI) terus memperkuat peranannya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program Corporate Social Responsibility (CSR), salah satunya adalah Program BRINita (BRI Bertani di Kota).

Program ini bertujuan untuk memberdayakan wanita, khususnya di kawasan padat penduduk, dengan membangun ekosistem urban farming yang berkelanjutan.

Atas keberhasilan program ini, BRI dianugerahi penghargaan Merdeka Award 2024 dalam kategori "CSR Untuk Negeri" oleh Merdeka.com pada Kamis, 19 September 2024 lalu, di Jakarta.

Penghargaan ini diberikan kepada perusahaan yang tidak hanya berfokus pada bisnis, tetapi juga aktif dalam pemberdayaan masyarakat dan lingkungan melalui program-program sosial seperti pengelolaan limbah, komunitas hijau, dan inisiatif ramah lingkungan lainnya.

Baca Juga: Kebakaran di Hotel Grand Liberty Medan, 40 Persen Lantai 3,5, dan 6 Terbakar

Wakil Direktur Utama BRI, Catur Budi Harto, menjelaskan bahwa Program BRINita telah diimplementasikan di 21 lokasi di berbagai wilayah Indonesia.

Sebagian besar pengelolaan program ini dilakukan oleh kelompok wanita, seperti Kelompok Wanita Tani dan PKK, yang berfokus pada urban farming di daerah-daerah padat penduduk dan pemukiman kumuh.

“Kami tidak hanya membangun sarana fisik, tetapi juga memberikan pelatihan berkelanjutan untuk menjaga kelestarian tanaman dan ekosistem lingkungan,” ujar Catur.

Program BRINita melibatkan pelatihan urban farming dengan tenaga ahli, serta monitoring berkelanjutan untuk memastikan hasil yang maksimal.

Selain itu, BRI juga membantu pengembangan produk hasil urban farming agar memiliki nilai ekonomis melalui pengelolaan, pengemasan, dan pemasaran produk.

Baca Juga: Oknum Guru Cabuli Murid di Gorontalo, Pacaran Sejak Tahun 2022, Pertama Begituan di Ruang Guru

Sejak dimulai pada tahun 2022, BRINita telah melaksanakan 49 kali pelatihan yang mencakup budidaya hidroponik, pembuatan Eco Enzyme, serta pengelolaan hama tanaman.

Program ini melibatkan 615 anggota kelompok wanita dan telah menghasilkan panen 348 kg ikan lele dan nila, 3.982 kg pupuk organik, serta 112 jenis tanaman obat-obatan keluarga (Toga).

"Program ini tak hanya berkontribusi terhadap kesejahteraan ekonomi, tetapi juga berdampak positif bagi lingkungan dengan mengurangi polusi, menambah keasrian, dan meminimalkan sampah rumah tangga," tambah Catur.

Dengan program ini, BRI terus berupaya untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus menjaga keseimbangan lingkungan, sejalan dengan komitmennya dalam pemberdayaan perempuan dan pembangunan berkelanjutan.***